JUMAT , 19 JANUARI 2018

Tim Sayang Mengalah, Mendaftar Pukul 09.00

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 13 September 2012 11:23

JALAN YANG DITUTUP :

  • AP PETTARANI: ke utara mulai persimpangan Pettarani-Hertasning hingga persimpangan Pettarani-Boulevard.
  • AP PETTARANi: ke selatan, mulai persimpangan Pettarani-Boulevard hingga persimpangan Pettarani-Hertasning.
  • PENGAYOMAN: ke barat mulai persimpangan Pengayoman-Bau Mangga sampai Pengayoman-Pettarani.
  • SUNGAI SADDANG BARU: ke timur mulai persimpangan Sungai Saddang Baru-Veteran sampai persimpangan Pelita-Pettarani.
  • MONGINSIDI BARU: ke timur dari persimpangan Monginsidi Baru-Pelita sampai persimpangan Monginsidi Baru-Pelita Raya
  • RAPPOCINI RAYA: mulai persimpangan Rappocini Raya-Veteran sampai persimpangan Pettarani-Rappocini Raya.

 

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR – Tim pemenangan bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo – Agus Arifin Nu’mang (Sayang) memutuskan untuk mengalah dan memilih memajukan jadwal pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel pada Jumat (14/9) pagi, pukul 09.00 WITA. Hal ini demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Keputusan tersebut menyusul adanya sejumlah masukan dan saran dari para akademisi, tokoh masyarakat, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Kewaspadaan Dini Umat Beragama demi menghindari gesekan antar sesama massa pendukung mengingat waktu pendaftaran yang sangat kasip antara pasangan Sayang dengan pasangan Ilham Arief Sirajuddin – Aziz Qahhar Mudzakkar (IA)

“Setelah adanya masukan dan pertimbangan demi kepentingan rakyat serta menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka jadwal pendaftaran pasangan Sayang dimajukan pada pukul 09.00 Wita,” kata Chief Excecutive Officer (CEO) Kapal Induk, Tenri Yasin Limpo saat menggelar jumpa pers di DPD I Partai Golkar Sulsel, kemarin.

Tenri mengatakan, keputusan tersebut sudah dikoordinasikan dengan Syahrul Yasin Limpo yang turut meminta agar saran dan masukan tersebut menjadi perhatian khusus oleh Tim Kapal Induk.

Semula, Tim Pasangan Sayang telah dijadwalkan oleh KPU Sulsel untuk mendaftar pada pukul 13.00 WITA. Tenri menjelaskan, semua yang ditetapkan oleh KPU Sulsel telah dimatangkan dan dipenuhi agar dapat sesuai dengan jadwal mengingat jadwal pendaftaran Sayang hanya selisih 10 menit dengan pendaftaran IA.

“Secara detail, menit per menit kita sudah atur baik. Tapi, dengan masukan dan saran dari akademis, para tokoh agama, dan masyarakat, kami memajukan jadwalnya,” tegas Tenri yang didampingi Ketua Tim Pendaftaran Sayang, Rahmansyah.

Rahmansyah pada awalnya sempat mengaku kecewa dengan keputusan untuk memajukan jadwal tersebut. Ia bahkan meyakini jika tim Sayang dan IA tidak ingin pesta demokrasi itu tercederai oleh hal-hal yang tidak diinginkan. Ia mencontohkan deklarasi Sayang yang dihadiri 18 ribu orang itu berlangsung dengan tertib.

“Saya awalnya kecewa untuk dimajukan. Tapi, demi kepentingan masyarakat dan adanya masukan dari akademisi dan organisasi keagamaan, kita harus hormati itu,” kata Ketua DPK Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Gowa ini.

Prosesi pendaftaran pasangan Sayang akan dimulai di kediaman orang tua Syahrul di Jalan Haji Bau. Prosesi tersebut dihadiri seluruh delegasi partai politik (parpol) pengusung dan tim pemenangan Sayang sebelum bertolak ke KPU Sulsel di Jalan AP Pettarani dengan disemarakkan kegiatan bernuansa budaya antara lain barongsai dan kelompok tanjidor yang berada di sejumlah titik. Jumlah total yang mendampingi pasangan Sayang di lokasi pendaftaran sebanyak 120 orang. Rinciannya, 50 orang mendampingi pasangan Sayang di dalam sekretariat KPU Sulsel dan selebihnya berada di pelataran atau halaman sekretariat KPU Sulsel. Seusai mendaftar, pasangan Sayang dan rombongan akan menunaikan shalat Jum’at di Masjid HM Asyik, sekaligus melakukan shalawat badar.

Sebelumnya, FKUB Sulsel dan Forum Kewaspadaan Dini Umat Beragama Sulsel mendatangi sekretariat DPD I Partai Golkar Sulsel meminta pasangan Sayang memajukan jam jadwal pendaftaran di KPU Sulsel. Mereka diterima Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD I Partai Golkar Sulsel, Adjiep Padindang. Mereka masing-masing Rahim Yunus (Majelis Ulama Indonesia), Yonggris Lao (Ketua Perwakilan Umat Buddha Indonesia Sulsel), Pastor Marsel Lolo Tandung (Perwakilan Gereja Katolik Sulsel), Hans Hartono (perwakilan umat Kong Hu Cu), Gede Durahman (perwakilan umat Hindu) dan Burhanuddin Yusuf (sekretaris FKUB Sulsel).

Yonggris menandaskan, jadwal pendaftaran yang sangat kasip itu sangat rawan terjadinya benturan massa antar kedua belah pihak. “Banyak hal-hal yang terjadi dan rawan sekali jika salah satu pasangan tidak mau memajukan jam jadwal pendaftaran,” kata Yonggris.

 

Ilham Tetap Beraktivitas Sebagai Wali Kota

Terpisah, pasangan IA juga memastikan mendaftar Jumat, (14/9) besok. Kandidat nasionalis-religius akan berangkat dari Masjid Maipa setelah salat Jumat berjamaah. Direktur Divisi Komunikasi IA, Syamsu Rizal menjelaskan, tim IA sebelum berangkat ke KPU akan melaksanakan salat Jumat berjemaah di Masjid Maipa. Setelah shalat, rombongan kandidat akan diantar ke KPU Sulsel.  Dari Maipa, kata dia, rombongan menuju jalan Pasar Ikan-Tugu Mandiri. Dari situ berbelok masuk ke Jalan Achmad Yani, terus ke Jalan Masjid Raya menuju jalan Urip Sumiharjo.  Pada saat yang bersamaan, pendukung IA di kabupaten/kota juga akan menggelar zikir bersama. Baik dari tim pejuang, relawan, tim jaringan, maupun simpatisan lainnya.

“Rombongan pengantar kandidat tidak semua bisa masuk ke KPU, sehingga yang dimungkinkan mengantar hanya parpol pengusung dan istri kandidat,” tambah Ical.

Adapun pengantar lainnya diharapkan tetap berada di luar tempat pendaftaran. Mereka akan menunggu secara tertib hingga proses pendaftaran kandidat selesai dan kembali Masjid Maipa.

Sementara itu, di tengah kesibukannya untuk mengurus pendaftaran ke KPU, Ilham tetap mengurus Kota Makassar. Mulai Kamis, (13/9) Ilham sudah menjadwalkan untuk melakukan kegiatan bersih-bersih. “Salah satu titiknya adalah Lapangan sepakbola Hertasning,” ujar LO IA untuk Kota Makassar, Basdir.

Sementara itu, Ilham Arief Sirajuddin dalam sambutannya setelah melantik Pengurus Forum Kampung Bersih dan Hijau (Forkasih) Tim Relawan Sekolah (TRS) dan Tim Relawan Masyarakat (TRM) di Rujab Walikota Baruga Anging Mammiri, Rabu (12/9) siang mengatakan, akan menyempatkan juga turun bersama masyarakat untuk menggelar bersih bersih sebagai mana yang dicanangkannya ingin menggelar bersih-bersih setiap Jumat pagi. “Untuk urusan pendaftaran ke KPU tidak perlu terlalu di besar-besarkan. Insya Allah itu akan tetap berjalan lancar dan aman, itu komitmen kami. Tapi program Jumat bersih saya akan tetap turun bersama,” ujarnya.

 

KPUD Sulsel Tak Membedakan Kandidat

Kesiapan menerima kandidat dilontarkan KPU Sulsel. Jelang pendaftaran kandidat Pilgub Paket Rudianto Asapa dan Andi Nawir atau Garuda’Na yang akan dilaksanakan Kamis, (13/9) hari ini, selaku penyelenggara, KPU Sulsel berjanji memberikan pengamanan terbaik. Hal ini diungkapkan oleh Anggota KPUD Sulsel, Ziaurrahman Mustari,  Rabu (12/9).

Menurut Ziaurrahman, KPU Sulsel tak akan membedakan antara satu kandidat dengan kandidat yang lain dalam hal pelayanan pendaftaran kandidat. “Masing-masing kandidat akan mendapatkan pelayanan yang sama termasuk sistem pengamanan,” ujarnya.

Wakapolda Sulsel Brijen Pol H Syahrul Mamma, mengharapkan agar pendaftaran bakal calon di KPU dapat berjalan dengan lancar, nyaman, tanpa ada gangguan, baik fisik maupun fisikis.

Menurutnya, pada saat pendaftaran, yaitu tanggal 13 (hari ini, red) dan 14 (besok), akan dilakukan pengalihan arus lalulintas di beberapa ruas jalan. Selain itu, akan ditempatkan beberapa personel gabungan TNI/Polri yang akan mengamankan obyek vital, seperti pusat perbelajaan, mall, supermarket, SPBU, pusat keramaian lainnya. “Kami meminta masyarakat jangan mudah terhasut oleh ajakan-ajakan untuk berbuat anarkis berupa pelemparan, pembakaran dan pengrusakan milik pribadi maupun fasilitas umum yang dibangun oleh uang rakyat,” katanya.

Dia juga mengharapkan kepada tim sukses dan seluruh pendukung yang akan mendampingi dan mengantar masing-masing bakal calon ke KPU Sulsel, untuk berkoordinasi dan membantu Polri untuk menjaga iring-iringan yang menuju maupun pulang dari tempat pendaftaran. “Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melintas di Jl AP Pettarani tepatnya di depan Kantor KPU Sulsel pada hari Jumat (besok, red), mulai pukul 09.00 Wita hingga 16.00 Wita, agar menggunakan jalan alternatif lain,” jelasnya.

 

Penutupan Jalan Ganggu Aktivitas Warga

Ditutupnya sejumlah jalan utama di Kota Makassar saat pendaftaran kandidat Pemilukada Sulsel 2013, Jumat (14/9) besok bisa mengganggu aktivias warga Kota Makassar.  Pengamat ekonomi Unhas Muhammad Syarkawi Rauf, mengatakan, penutupan enam titik jalan di Makassar saat pendaftaran calon Gubernur Sulsel pada Jumat (14/9) besok akan merugikan masyarakat dari sisi ekonomi.

Tapi sejauh tidak terjadi konflik horisontal antar pendukung pasangan calon, kerugian bisa diminimalisir.

Adapun upaya yang paling bisa dilakukan sehingga kerugian ekonomi bisa diminimalisir adalah mengatur jadwal pendaftaran dari sisi waktu di hari yang sama. “Saya berharap tidak terjadi konflik horisontal karena jika ini terjadi akan membuat perekonomian Makassar dan image Makassar sebagai kota utama di Kawasan Timur Indonesia (KTI) akan ternodai,” ujarnya. (RS6–RS9-RS12-RS10/D)


Tag
div>