MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Tim Seleksi Bawaslu Bantaeng Dinilai Cacat Administrasi

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Minggu , 15 Juli 2018 13:00
Tim Seleksi Bawaslu Bantaeng Dinilai Cacat Administrasi

Andi Sofyan Hakim, salah Satu Pendaftar Bawaslu Bantaeng yang digugurkan.

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Salah satu pendaftar Bawaslu Kabupaten Bantaeng, Andi Sofyan Hakim menilai Tim Seleksi tidak beralasan menggugurkan dirinya.

Padahal menurut dia, persyaratan yang dipersyaratkan oleh Bawaslu telah dia lengkapi dan dibuktikan dengan tanda terima yang telah distempel oleh Kepala Sekretariat Panwascam Bantaeng, Muh. Arfah.

“Kalau berkas saya memang tidak lengkap, tidak mungkin diterima dan di stempel,” jelasnya, Sabtu (14/7).

Dari 27 pendaftar ada 12 orang yang gugur dan 15 orang yang diterima. Bagi dia, gugurnya 12 orang pendaftar ini tidak memiliki alasan yang jelas.

“Saat saya hubungi Muh. Arfah, dia juga membenarkan bahwa gugurnya 12 orang pendaftar ini tidak beralasan dan tidak diketahui jelas dokumen apa yang tidak lengkap dalam berkas pendaftaran,” katanya.

Bagi dia, syarat untuk mendaftar di Bawaslu telah dia penuhi semua. Untuk mengetahui kualitas seseorang apabila tidak diuji.

“Sampai sekarang saya tidak tahu jelas apa alasannya sehingga saya digugurkan. Kamudian apakah dibenarkan seseorang digugurkan tanpa diuji terlebih dahulu. Saya menilai Tim Seleksi cacat administrasi dan terkesan like dislike dalam pendaftaran ini,” jelas dia.

Sekedar diketahui, Andi Sofyan Hakim pernah tiga kali menjadi Ketua Panwascam Bantaeng, yakni pada saat Pilpres tahun 2009, Pilbub Bantaeng Tahun 2008 dan Pileg tahun 2014 dan di KPUD Bantaeng dua kali menjadi Relawan Demokrasi. (*)


div>