JUMAT , 19 OKTOBER 2018

Tim TP Dibuat Bingung Lantaran Dakwaan Pelapor Sebut Pengurus Golkar

Reporter:

Editor:

Nunu

Selasa , 17 April 2018 08:37

-Taufan Pawe: Laporannya Jangan Terkesan Mengada-ada

MAKASSAR, RAKSUL.COM- Sidang perdana kasus dugaan politik uang yang disangkakan kepada Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Parepare nomor urut 1, Taufan Pawe-Pangerang Rahim di Bawaslu Sulsel, berjalan lancar.

Hanya saja dalam dakwaan pelapor Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota nomor urut 2, Faisal A Sapada-Asriady Samad (FAS-AS), terkesan ada yang membingungkan.

Terutama dalam penyebutan nama Edy, seorang pengurus Golkar Parepare, yang disebutkan mengumpulkan masyarakat untuk ke rumah pemenangan Taufan-Pangerang (TP).

Ketua Harian DPD II Partai Golkar Parepare yang juga Ketua Tim Pemenangan TP Kaharuddin Kadir mengaku bingung dengan munculnya nama itu. Karena dalam kepengurusan Golkar Parepare, tidak ada yang bernama Edy.

“Kita perlu pertanyakan keabsahan laporan yang mereka sampaikan kalau Edy ini adalah orang Golkar, dan kita mau tahu dasar apa yang diutarakan sehingga mereka sebutkan kalau itu memang betul pengurus Golkar,” tegas Kaharuddin yang juga Ketua DPRD Parepare.

Calon Wali Kota, Taufan Pawe yang berlatar belakang profesional hukum tidak kalah bingungnya.

Taufan yang merupakan Ketua DPD II Golkar Parepare, hanya menekankan agar laporan yang disangkakan kepada dirinya harus punya dasar kuat, jangan terkesan mengada-ada.

“Ini seakan-akan dakwaannya mengada-ada, dan perlu mendapatkan kejelasan terkait dakwaan yang mereka usulkan dalam sidang ini. Karena apa yang diutarakan terkait Edy, sama sekali keterangan tidak benar,” imbuh Taufan.

Lulusan doktor (S3) hukum Unhas ini juga mempertanyakan dakwaan pelapor yang menyebut kepanitiaan. Menyebut kepanitiaan itu harus punya dasat kuat.

“Menyebut panitia mestinya ada bukti pendukung dan mestinya ini harus dibuktikan secara rinci, tapi semoga saja mereka punya kekuatan hukum terkait kepanitiaan yang disebutkan itu,” tandas Taufan Pawe.

Dari penelusuran, nama Edy yang disebut-sebut dalam kasus ini, tidak ada hubungannya dengan Golkar.

Kalaupun ada nama Edy, dia bukan pengurus Golkar, melainkan PDIP, bernama lengkap Andi Edy.

Andi Edy adalah Ketua PAC Kecamatan Soreang DPC PDIP Parepare. Dan kegiatan malam itu adalah rapat PDIP yang kebetulan diadakan di rumah pemenangan TP. Jadi sama sekali tidak ada kepanitiaan seperti yang disebutkan dalam dakwaan. (rls)


Tag
  • taufan pawe
  •  
    div>