JUMAT , 20 JULI 2018

Tim TP Sangsikan Kesaksian Pendukung FAS, Ngaku Beli Elpiji Tak Bawa Tabung Gas

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Senin , 25 Juni 2018 19:18

PAREPARE, RAKSUL.COM– Keterangan pendukung paslon nomor 2, Faisal A Sapada-Asriady Samad (FAS) yang diduga melakukan politik uang, meragukan dan terkesan janggal.

Di hadapan Panwaslu Parepare, dua pendukung FAS yang diperiksa mengaku, bahwa mereka hanya ingin beli gas melon, elpiji 3 kg saat tertangkap tangan diduga politik uang.

Namun tim pemenangan paslon nomor 1, Taufan Pawe-Pangerang Rahim (TP) meragukan dan meminta Panwaslu jeli mencermati ‘alibi’ saksi.

“Masak mau beli tabung gas elpiji 3 kg tak bawa tabung. Nah, kalau memang mau beli tabung kan di pangkalan, tidak masuk di lorong. Kalaupun ingin isi ulang tabung, ya bisa saja di eceran, tapi masak tidak bawa tabung,” tanya Tim Pemenangan TP, Minhajuddin Ahmad, Senin, 25 Juni 2018.

“Ya mereka masyarakat biasa, tidak ada yang zalimi atau intimidasi, itu berlebihan. Tapi kan saat tertangkap tangan, polisi lho yang menangkap langsung, ada didapati sejumlah uang, brosur bergambar paslon 2, sama daftar nama. Itu untuk apa,” lanjut Minhajuddin Ahmad yang juga Ketua Fraksi Golkar DPRD Parepare.

Hingga saat ini, kasus dugaan politik uang ini masih didalami Panwaslu Parepare. Dua saksi yang diperiksa yakni Masri dan Siti Faisah, warga Jalan Ambo Matti, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, sudah dipulangkan setelah dimintai keterangan. (*)


div>