SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Timsel KPU Janji Bekerja Profesional

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Rabu , 07 Februari 2018 12:15
Timsel KPU Janji Bekerja Profesional

Dok. RakyatSulsel

– Jamin Tak Ada Calon Titipan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Tim Seleksi (Timsel) Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel, berjanji, akan profesional dalam rekrutmen calon komisioner KPU yang baru, periode 2018 – 2023. Tidak ada kaitan dengan politik atau pilkada, apalagi calon titipan.

“Yakin saja, kami timsel akan bekerja profesional. Tak ada kaitan dengan politik atau pilkada. Apalagi calon titipan,” kata Ketua Timsel KPU, Basti Tetteng, saat bertandang ke Redaksi Harian Rakyat Sulsel, Selasa (6/2) kemarin.

Dalam lawatannya ini, Basti Tetteng didampingi oleh anggota tim lainnya. Yakni Bachtiar Maddatuang dan Andi Sukri Syamsuri. Sedangkan Titi Anggraini dan Nur Fadhillah Mappaselleng tak sempat hadir.

Basti Tetteng menjelaskan, tahapan akan dimulai dengan pendaftaran pada tanggal 12 Februari sampai 21 Februari 2018 mendatang. Dalam waktu satu minggu lebih untuk pendaftaran hingga seleksi, timsel akan mengantisipasi penyusup yang berlatar belakang politisi.

“Salah satu antisipasi kami juga adalah penyusup, bisa saja menggunakan beberapa cara. Kami tak bisa bekerja sendiri untuk atasi penyusup, apalagi berlatar parpol. Sehingga, peran media sangat penting,” tuturnya.

Ia mengajak partisipasi media untuk bekerjasama dan mempublikasikan berbagai kegiatan dan tahapan yang akan berlangsung selama pendaftaran calon komisioner hingga selesai. Dengan begitu, akan mendukung jalannya seleksi agar efektif dan efisien.

“Kami berterima kasih hadir di Rakyat Sulsel. Ini semakin menambah semangat kami. Media Rakyat Suslel membantu menyampaikan informasi tahapan seleksi. Karena semakin banyak masukan, maka proses semakin baik,” katanya.

Bachtiar Maddatuang menambahkan, komisioner yang akan direkomendasikan ke KPU RI adalah sebanyak 14 orang. Kemudian akan direkomendasikan lagi tujuh nama.

“Pihak timsel membuka pendaftaran bagi siapa saja, namun saat tes yang hanya mengikuti sebanyak 60 orang. Kemudian yang akan ikut psikotes hanya 49 saja,” ujarnya.

Untuk mencegah kecurigaan publik dan masyarakat, setiap tahapan hingga penentuan akan diumumkan secara transparan melalui media. Hal ini merupakan komitmen timsel, guna menghasilkan komisioner profesional sesuai harapan UU untuk menegakkan demokrasi di Indonesia.

“Kami juga memegang komitmen sesuai integritas kami. Jadi, kami yakin kerja normatif semua terukur tak ada unsur politik,” pungkasnya.

Kunjungan timsel KPU ini diterima langsung Pimpinan Redaksi Harian Rakyat Sulsel, Muh Asry dan Wapimred Lukman bersama jajarannya.

“Kami juga berterima kasih atas kunjungan ini. Saya pikir tantangan terbesar di timsel adalah penjaringan. Ini mungkin tantangan terbesar. Apalagi, banyak celah untuk masuknya calon titipan,” singkat Muh Asry. (*)


div>