MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Tingkatkan Daya Saing, Kementan Dorong Kerjasama Ekspor Produk Pertanian Antar Negara

Reporter:

Editor:

Lukman

Selasa , 24 April 2018 23:28
Tingkatkan Daya Saing, Kementan Dorong Kerjasama Ekspor Produk Pertanian Antar Negara

Workshop Pemanfaatan Kerjasama SPS ASEAN dan Sub Regional di Hotel Aryaduta, Makassar, Selasa, 24 April 2018.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pusat Kepatuhan Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan (KKIP) Kementan menggelar Workshop Pemanfaatan Kerjasama SPS ASEAN dan Sub Regional di Hotel Aryaduta, Makassar, Selasa, 24 April 2018.

Kepala Pusat KKIP Kementan, Dr.Ir. Arifin Tasrif, M.Sc, mengatakan, pemerintah sekarang menggalakkan ekspor secara nasional, termasuk di Kementan produk pertanian di seluruh Indonesia.

“Banyak perjanjian kerjasama yang sudah kita laksanakan, dan itu sudah saatnya kita gunakan terkait perjanjian di bidang sanitari yang tentunya kita lihat sub regional perbatasan antar negara di wilayah timur misalnya antara Indonesia dengan Philipina, Brunai, dan saba, itu akan kita tingkatkan upaya-upaya untuk memperlancar ekspor produk pertanian,” kata Arifin.

Tak hanya itu, di wilayah barat kata Arifin, kerjasama antara Indonesia dengan Malaysia, atau Thailand juga akan ditingkatkan untuk memperlancar ekspor di negara tersebut. Hal itu guna meningkatkan daya saing dengan anggota Asean.

“Semua bermuara untuk kepentingan nasional, peningkatan produk ekspor di bidang pertanian khususnya di Sulsel. Kita melihat selama ini ada kecenderungan diversifikasi produk pertanian sangat terbatas, tapi peningkatan skala dari produk yang ada cenderung meningkat, misalnya sawit dan turunannya ke Cina, termasuk kakako dan kopi. Ini terus yang ingin kita tingkatkan, ini harus saling menguntungkan antar negara,” jelasnya.

Forum Workshop ini sendiri sangat bermanfaat, terutama dalam meningkatkan koordinasi antara sektor pemerintah, pelaku usaha, asosiasi dan petani pengumpul dalam rangka mendorong dan meningkatkan akselerasi ekspor dan daya saing produk pertanian yang memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan pangan.

Nara sumber dan para peserta dari berbagai instansi berdiskusi, tukar menukar informasi, saran dan pemikiran mengenai bagaimana meningkatkan mutu dan kualitas produk pertanian Indonesia, khususnya di daerah, yang memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan pangan, sehingga produk pertanian Indonesia, khususnya di daerah tidak hanya memenuhi kebutuhan dalam negeri tetapi juga mempunyai nilai tambah dan berdaya saing ekspor. (*)


Tag
  • Kementan
  •  
    div>