RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Tingkatkan Geliat UKM, Pemkab Lutim Gelar Pelatihan

Reporter:

Ibrahim

Editor:

Iskanto

Rabu , 12 September 2018 14:00
Tingkatkan Geliat UKM, Pemkab Lutim Gelar Pelatihan

Sekitar 50 Orang pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Luwu Timur (Lutim) dilatih untuk meningkatkan Usahanya.

LUWUTIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Sekitar 50 Orang pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Luwu Timur (Lutim) dilatih untuk meningkatkan Usahanya. Pelatihan ini di inisiasi Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Luwu Timur dengan tujuan agar UKM di Lutim bisa berkembang. Pelatihan ini berlangsung di Hotel Ilagaligo Malili ,Rabu (12/9).

Acara ini di buka langsung oleh Staf Ahli Bupati Luwu Timur, Budiman. Menurut Budiman Pelaku UKM di Lutim hingga saat ini masih terkendala pemasaran dan legalitas produk. Olehnya itu pelatihan ini penting agar geliat kewira usahaan di Lutim meningkat sehingga masyarakat bisa membuka usaha sendiri dan meningkatkan pendapatan keluarga.

“Lewat Pelatihan ini bisa lahir pelaku usaha yang kreatif dan melahirkan inovasi baru dalam mengembangkan usahanya,” Ujar Budiman.

Budiman menggambarkan, semasa kecil ia tidak pernah membayangkan air putih itu di jual di toko-toko. Ia bercerita, dulunya ketika kita merasa haus cukup mengetok pintu rumah warga dan meminta air putih.

“Sekarang air putih itu sudah dikemas dalam berbagai bentuk, ada kemasan gelas dan botol, bahkan galon. Dan hampir semua Toko di Lutim ini menjual air putih itu yang kini disebut air mineral,” terangnya.

Ini adalah gambaran nyata, dimana inovasi dan kreativitas itu membawa keuntungan secara ekonomis. Begitu juga dengan pelaku usaha di Lutim bisa melahirkan kreativitas produk sehingga bisa bersaing di pasaran.

Berbicara potensi daerah, Luwu Timur sangat kaya potensi tersebut. Mulai dari hasil pertanian, perkebunan sampai perikanan bahkan pertambangan.

“Ini belum maksimal di kelola sehingga wajar saja banyak produk luar membanjiri pasaran Luwu Timur. Bagaimana caranya kita melawan dominasi produk luar, yang utama dilakukan adalah kualitas sumber daya manusia,” tuturnya.

Ia meyakini, hanya manusia kreatif yang bisa mengembangkan usahanya dan membendung produk luar masuk ke Lutim. Lantas apa peran pemerintah untuk hal ini, Budiman menjelaskan salah satu upaya pemerintah dalam memajukan usaha kecil dan ,enengah adalah melakukan Pelatihan. Sehingga lahir pelaku usaha yang trampil dan mandiri.

Selain itu pemerintah juga sudah menyediakan regulasi sehingga memudahkan pelaku usaha ini dalam hal legalitas produknya.

“Saya harap kepada pelaku Usaha yang mengikuti pelatihan ini serius mengikuti pelatihannya sehingga mampu mengembangkan usahanya di masyarakat,” tandasnya.(*)


Tag
div>