RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Tingkatkan Kinerja Satgas Drainase, PU Tambah 3 Dump Truk

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 21 Mei 2018 13:29
Tingkatkan Kinerja Satgas Drainase, PU Tambah 3 Dump Truk

SATGAS DRAINASE. Petugas Satgas Drainase Kota Makassar melakukan pengerukan sedimentasi, Jl.Gunung Latimojong, beberapa waktu lalu. Foto: Dok. RakyatSulsel

*Habiskan Anggaran Rp1,5 miliar

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar tahun ini menyiapkan anggaran melalui APBD 2018 untuk pengadaan tiga unit dump truk dimana per unit truknya dianggarkan sekira Rp 500 juta

Kepala Dinas PU Kota Makassar, Muh Ansar mengatakan, bahwa dump truk ini diperuntukkan untuk menunjang kinerja satgas drainase. Anggarannya sekitar Rp500 juta per unit.

“Tiga unit dump truk untuk satgas drainase. Ini sudah kita anggarkan, anggarannya kurang lebih sekitar Rp500 juta per unit,” kata Anshar, Minggu (20/5) kemarin.

Lanjut Muh Ansar, khusus untuk pengadaan tiga unit mobil pengangkut ini di anggarkan langsung di sekretariat Dinas PU, dan pengadaannya melalui pembelian langsung secara online di e-katalog.

“Ini kita anggarkan langsung di sekretariat. Ini melalui e-katalog, tinggal kita klik (pesan). Mungkin paling lambat bulan depan barangnya sudah ada, karena melalui pembelian langsung di e-katalog tidak melalui proses tender, jadi tidak lama prosesnya,” ujar Muh Ansar

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) dan Drainase, Fuad Azis menambahkan bahwa saat ini satgas drainase memiliki 18 unit dump truk yang berfungsi secara baik. Namun, dia berharap agar dalam waktu dekat, penambahan tiga unit dump truk lainnya bisa segera terealisasi.

“Sampai saat ini kita punya baru 18 dump truk, dan itu semuanya berfungsi karena kalau rusak langsung diperbaiki di bengkel. Tahun ini, Insya Allah dump truk kita menjadi 21 unit karena ada penambahan tiga unit dan itu dianggarkan di sekretariat,” ucap Fuad.

Lanjut Fuad, dump truk ini bertujuan untuk mendukung kinerja satgas drainase. Sehingga, persoalan kecil mulai dari pembangunan, rehabilitasi, sampai di pemeliharaan saluran drainase itu bisa teratasi dan saluran drainase yang ada di Kota Makassar itu bisa berfungsi dengan baik.

Selain memiliki dump truk, Fuad mengatakan bahwa pihaknya juga memiliki beberapa alat berat lainnya yang bertujuan untuk mendukung kinerja satgas. Misalnya, tiga unit ekskavator amfibi, dua ekskavator mini, tiga unit backhoe loader, serta peralatan kecil lainnya seperti sekop, linggis dan jaring-jaring sampah.

Selain ditunjang oleh alat, kualitas satgas juga menjadi perhatian. Makanya itu, satgas yang menjadi pilihan akan kembali diberikan bekal melalui bimbingan teknis. Pasalnya, dalam setiap hari masing-masing satgas harus mampu merampungkan sekira 0,4 meter kubik saluran drainase.

“Kita asah keterampilan mereka (satgas) melalui bimbingan teknis. Kita ini ada lima rayon, yang terdiri dari beberapa kelompok. Namun masing-masing orang di setiap kelompok itu harus bisa menyelesaikan 0,4 meter kubik saluran drainase, karena mereka di gaji melalui perhitungan itu,” terangnya.

Diketahui, dari 32 titik genangan yang tercatat dalam RPJMD, Dinas PU telah mengatasi sekitar 16 titik genangan. Pada 2014, ada sekitar 3 titik genangan yang diatasi oleh PU. 2015, ada 2 titik genangan yang berhasil di atasi. 2016 ada 5 titik genangan, dan 2017 baru sekitar 6 titik yang teratasi dari 7 titik yang ditargetkan. (*)


div>