RABU , 14 NOVEMBER 2018

Tingkatkan Produksi Rumput Laut KKP Garap KTI

Reporter:

Rusman

Editor:

asharabdullah

Rabu , 14 Maret 2018 10:00
Tingkatkan Produksi Rumput Laut KKP Garap KTI

ist

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) fokus menggarap potensi di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan kawasan terluar dalam meningkatkan produksi rumput laut.

Hal ini berkaitan dengan semakin tingginya nilai ekspor setiap tahun yang menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dirjen Perikanan Budidaya KKP RI, Slamet Subiyakto mengatakan, sektor perikanan dan kelautan saat ini berkontribusi menopang pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga KKP RI akan memperluas kawasan budidaya rumput laut ke KTI dan kawasan terluar.

Pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI) tersebut, Slamet menambahkan, keberadaan forum ini sangat bermanfaat sebagai ajang menjadi media informasi konstruktif bagi kemajuan produksi rumput laut ke depannya.

Pada rakernas ARLI yang dihadiri pengusaha dan pembudidaya rumput laut se-Indonesia dan importir asal Tiongkok ini, Slamet menyatakan, volume produk rumput laut dalam kurun waktu 2013-2017 secara nasional mengalami tren positif.

Pertumbuhannya rata-rata 11,8 persen, namun angka produksi sementara pada 2017 telah mencapai 10,8 juta ton.

Sesuai catatan Badan Pusat Statistik (BPS) konstribusi sektor perikanan dan kelautan baru sebesar 2,57 persen terhadap total PDB Indonesia dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 5,95 persen atau diatas pertumbuhan nasional.

“Untuk menjaga peningkatan produksi rumput laut setiap tahun, KKP saat ini fokus menggarap potensi kawasan Timur Indonesia dan kawasan terluar,” bebernya saat di Clarion Hotel, belum lama ini .

Selain itu, guna mewujudkan pertumbuhan sektor perikanan dan kelautan khusus rumput laut, maka KKP telah merintis pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) di Kabupaten Rote Ndeo dan Sumba Timur, NTT pada 2016. (*)


div>