JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Tok, DPRD Proses Pelantikan Ilham Azikin

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

Iskanto

Minggu , 26 Agustus 2018 12:30
Tok, DPRD Proses Pelantikan Ilham Azikin

Pasangan Cabup Bantaeng, Ilham Azikin-Sahabuddin (IlhamSAH) tiba di lokasi debat kandidat di Gedung Balai Kartini, Bantaeng, Kamis (21/6). (ist)

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng menggelar Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Pengumuman hasil Penetapan KPU terhadap Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng periode 2018 – 2023 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD, Abd. Rahman Tompo, Gedung DPRD Kabupaten, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng, Sabtu (25/8).
Pj. Bupati Bantaeng, Ashari Faksirie Radjamilo (AFR)  bersama unsur Forkopimda diantaranya Kajari Bantaeng Johan Iswahyudi, Dandim Bantaeng, Nanang Siswoko, Kapolres Bantaeng, Adip Rojikan, Sekda Bantaeng, Abdul Wahab, serta sejumlah pimpinan OPD  turut hadir dalam Paripurna istimewa tersebut.
Dalam sambutannya, AFR menyampaikan selamat kepada Dr. Ilham Azikin dan Sahabuddin atas penetapannya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bantaeng. AFR juga berharap agar dibawah kendali Bupati dan Wakil Bupati yang baru, Bantaeng akan semakin maju dan berkembang lagi.
“Kita ketahui bersama bahwa Bantaeng dalam 10 tahun terakhir telah mampu menjadi daerah yang banyak dijadikan sasaran studi komparatif dari berbagai elemen termasuk pemerintah Kabupaten/Kota dan pemerintah Provinsi. Oleh karena itu saya yakin kedepan daerah ini akan semakin menggeliat pembangunannya terkhusus untuk peningkatan sumber daya manusia dan perekonomian daerah,” harapnya.
Lebih lanjut, AFR berpesan kepada segenap tokoh masyarakat, tokoh agama,  tokoh pemuda serta unsur LSM, agar senantiasa menjadi penyejuk ditengah – tengah masyarakat, karena tidak bisa dipungkiri bersama bahwa proses pilkada masih menyisakan berbagai hal.
“Mari kita kembali rapatkan barisan, bersama-sama membangun Bantaeng, sebab saya yakin Bantaeng bisa seperti ini karena persatuan dan kebersamaan yang tercipta secara kultural di masyarakat Butta Toa,” tambahnya. (*)

div>