SABTU , 16 DESEMBER 2017

Tok…Tok…APBD-P Wajo Akhirnya Ditetapkan

Reporter:

Editor:

Lukman

Minggu , 22 Oktober 2017 16:17
Tok…Tok…APBD-P Wajo Akhirnya Ditetapkan

DPRD Wajo menyerahkan draft APBD-P usai ditetapkan lewat Rapat Paripuna.

WAJO, RAKYATSULSEL.COM – Setelah melewati proses panjang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Wajo tahun anggaran 2017 akhirnya ditetapkan lewat Rapat Paripurna yang digelar di ruang paripurna DPRD Wajo, Sabtu malam, 21 Oktober 2017.

Pada sidang rapat paripurna persetujuan penetapan APBD Perubahan Kabupaten Wajo tahun 2017 dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Wajo H M Yunus Panaungi bersama dua unsur pimpinan DPRD lain yakni H Risman Lukman dan Rahman Rahim.

Wakil Ketua DPRD Wajo, Rahman Rahim yang membacakan hasil kesimpulan rapat gabungan komisi mengatakan, pada prinsipnya perubahan anggaran dilakukan mengacu tiga asumsi yakni adanya asumsi tidak sesuai dengan kebijakan umum APBD, adanya keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antara organisasi, kegiatan, program dan jenis belanja.

“Juga karena SILPA tahun sebelumnya yang harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan serta sisa waktu pelaksanaan tahun anggaran belanja, serta capaian target kinerja harus ditingkatkan,” imbuhnya.

Beberapa hal penting yang mengalami perubahan pada APBD Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2017 antara lain Anggaran Penerimaan dan Anggaran Pendapatan sebelumnya Rp 1. 514 616.074.853,60 miliar mengalami penambahan dari Dinas Perikanan Rp. 233.122.150 dan RSUD Siwa Rp.600.000.000 menjadikan angkanya naik menjadi Rp 151.449.197.00,60.

Demikian halnya Anggaran Belanja bertambah Rp. 833.122.150 dari Rp 1.562.499.992.514,78 miliar naik pada Rp. 1.563.333.114.664,78. Sehingga terjadi surplus/devisit Rp.47.883.917.661,18.

Setelah penyampaian itu, kemudian dilanjutkan permintaan persetujuan anggota Dewan secara lisan dan penandatanganan persetujuan Pemerintah Kabupaten Wajo dan DPRD.

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru pada pendapat akhir mengatakan hasil kesepakatan ini nantinya akan menjadi bahan proses evaluasi yang dilakukan Pemprov Sulsel, untuk selanjutnya menjadi peraturan daerah.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya pada anggota dewan terhormat atas segala perhatian yang dicurahkan selama proses Ranperda berlangsung. Dengan selesainya berita acara persetujuan maka secara konstusional proses Ranperda telah tuntas dan rampung,” ujarnya. (*)


div>