JUMAT , 20 JULI 2018

Tol Layang Pettarani Jalan di Tempat

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Kamis , 05 Juli 2018 12:35
Tol Layang Pettarani Jalan di Tempat

TOL LAYANG. Maket Tol Layang Dalam Kota yang menghubungkan Jalan Tol Reformasi dengan Jalan AP Pettarani : foto :RAKYATSULSEL

– Masih Berkutat di Persiapan

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pembangunan Tol Layang Pettarani dinilai jalan di tempat, pasalnya kontraktor pembangunan hingga saat ini masih berkutat pada penyelesaian tahap persiapan pengerjaan. Padahal, berdasarkan jadwal, pekerjaan konstruksi seharusnya sudah dimulai sejak April lalu.

Direktur Utama PT Bosowa Marga Utama Nusantara Jalan Tol Seksi IV (BMN-JTSE), Anwar Toha, mengakui, ternyata walaupun pekerjaan persiapan, tak semudah yang direncanakan.
“Persiapan dan rencananya tidak semudah itu. Banyak detail persiapan yang mesti dikerjakan,” katanya.

Anwar mengemukakan, posisi yang sementara dirampungkan hingga saat ini adalah masih tetap pada pelebaran Jalan Tol Reformasi. Seperti diketahui, Tol Layang Pettarani akan mulai masuk dan keluar di pintu Tol Pettarani. Selain itu, masih dilakukan pemasangan MCB atau Movable Concrete Barrier (MCB) di sepanjang Jl AP Pettarani.

“Jadi masih pada persiapan-persiapan awal. Belum bisa dipastikan kapan median jalan akan ditutup. Karena masih banyak persiapan yang kita lakukan sekarang,” ungkapnya.

Dari rencana awal, berdasarkan penjelasan Direktur Teknis dan Operasional Margautama Nusantars, Ismail Malliungan, median Jl AP Pettarani mulai akan ditutup seng sekira 25 Juni lalu. Namun, sejauh ini, belum ada tanda-tanda jika rencana itu akan dilakukan. Padahal, ekskavator sudah mulai bekerja. Pembongkaran seperator dan penebangan pohon sudah beres.

Anwar mengakui, kendati masih berkutat pada pekerjaan persiapan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan terkait model rekayasa lalu lintas yang akan dilakukan saat pekerjaan konstruksi berlangsung.

Dijelaskan, rekayasa lalu lintas hanya akan diberlakukan di area dimana pekerjaan konstruksi sementara berjalan.

“Kan median jalan tidak langsung ditutup semua. Yang ditutup itu yang dikerjakan. Mungkin nanti kalau ada pekerjaan yang sifatnya butuh pengalihan arus, kita akan bicarakan dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan. Dikoordinasikan seperti apa rekayasanya,” kata Anwar Toha.

Menurut rencana, median jalan yang ditutup nantinya selebar 10 meter. Selain itu, masih ada utilitas yang perlu digeser. (*)


div>