SABTU , 20 OKTOBER 2018

Tonasa Park Tuan Rumah Perkemahan Saka Wanabhakti dan Saka Kalpataru

Reporter:

Atho

Editor:

Lukman

Kamis , 02 Agustus 2018 15:59
Tonasa Park Tuan Rumah Perkemahan Saka Wanabhakti dan Saka Kalpataru

Dirut PT Semen Tonasa, Subhan (kanan), menerima Ucapan terima kasih dari Sekjen Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendroyono, sebagai tuan rumah perkemahan saka wanabhakti dan saka kalpataru, Rabu (01/05).

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Tonasa Park yang berada di bekas pabrik PT Semen Tonasa I, Kecamatan Balocci, menjadi saksi perhelatan perkemahan Saka Wanabhakti dan Saka Kalpataru Regional 1 wilayah Sulawesi dan Maluku, yang digelar 1 – 5 Agustus.

Pembukaan perkemahan ini dilakukan langsung Menteri Lingkungan hidup dan Kehutanan (LHK) yang diwakili Sekjen Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bambang Hendroyono, Rabu (01/05).

Bambang dihadapan ratusan anggota pramuka menegaskan jika kegiatan perkemahan ini diharapkan mampu memberikan pendidikan unuk dapat mencintai dan memelihara lingkungan sejak dini.

“Perkemahan ini harus mengurangi pemakaian wadah plastik, dan sampah plastik harus dibatasi, jangan lupa kita menanam pohon untuk melestarikan lingkungan,” ujar Bambang.

Dia bahkan menyarankan agar anggota Pramuka wajib menanam pohon sebanyak 25 pohon seumur hidup.

“Anggota pramuka, wajib tanam 25 pohon seumur hidup, dimanapun itu,” tambahnya.

Terpisah Direktur Utama PT Semen Tonasa Subhan, yang ikut hadir pada pembukaan perkemahan ini mengaku bersyukur, lantaran tonasa sebagai kawasan eco park dapat memperlihatkan eksistensinya ke masyarakat.

“Ini salah satu kesyukuran kita, ditunjuk sebagai tuan rumah, maka secara tidak langsung Tonasa Park terpromosikan, sehingga kedepan bisa menjadi pilihan masyarakat sebagai tujuan wisata,” ungkap Subhan.

Tonasa Park sendiri diakui Subhan sebagai bagian dari program comunity development, dimana upaya pelestarian lingkungan adalah suatu keharusan bagi perusahaan BUMN.

“Ini menambah nilai perusahaan kita, dimana Semen Tonasa sebagai perusahaan BUMN mampu memanfaatkan aset, yang tentu memperhatikan aspek lingkungan dan keanekaragaman hayati,” tutup Subhan.

Perkemahan Saka Wanabakti dan Saka Kalpataru ini sendiri diikuti oleh kurang lebih 1.500 anggota Pramuka dari Penegak dan Pandega dari seluruh wilayah di Sulawesi dan Maluku.

Dalam acara pembukaan perkemahan ini juga, para undangan dan tamu VIP dihibur oleh 800 penari Gandrung Bulo (tarian lokal suku Bugis Makassar) yang diperagakan oleh siswa SD se-Kabupaten Pangkep.

Turut hadir pada perkemahan Saka Wanabhakti dan Saka Kalpataru ini, Wakil Bupati Pangkep, Syahban Sammana, mantan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Kwarda Sulsel.

Tidak hanya di Pangkep, Perkemahan serupa juga digelar di sejumlah wilayah regional di Indonesia yakni, Perkemahan regional Papua yang dilaksanakan di Jayapura, perkemahan regional Bali Nusra yang dilaksanakan di Tabanan, perkemahan regional Kalimantan dilaksanakan di Balikpapan, serta perkemahan regional Sumatera yang berlangsung di Riau, termasuk perkemahan di regional Jawa yang dipusatkan di Sleman. (*)


div>