SABTU , 17 NOVEMBER 2018

TP Hadirkan Habibie di Sejumlah Megaproyek

Reporter:

Editor:

Nunu

Senin , 14 Agustus 2017 10:37
TP Hadirkan Habibie di Sejumlah Megaproyek

IKON PEMBANGUNAN. Presiden ketiga RI Prof BJ Habibie, bersama Wali Kota Parepare, pada lawatan ketiganya selama kepemimpinan Taufan Pawe, Jumat (11/8) lalu. Taufan Pawe menjadikan BJ Habibie sebagai ikon pembangunan sejumlah megaproyek di Parepare.

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, menjadikan Habibie sebagai ikon di sejumlah megaproyek yang dibangun. Hal ini diyakini, bisa membuat Parepare dilirik wisatawan dari berbagai negara.
Mulai dari Monumen Cinta Habibie Ainun. Destinasi wisata yang terletak di alun-alun kota ini, menjadi daya tarik tersendiri. Lambang cinta sejati Habibie dan Ainun terpahat pada patung ini. Selanjutnya, Institut Teknologi Habibie (ITH). Kunjungan Habibie di kota ini pada 10 hingga 12 Agustus lalu, menjadi salah satu pembahasan Taufan bersama Kemenristek Dikti, BJ Habibie, dan Gubernur Sulsel.
Tidak sampai disitu. Adapula Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie. Rumah sakit dengan kapasitas seribu kamar yang berlantai tujuh ini dalam masa pembangunan. Terletak di tepi pantai Tonrangeng, rumah sakit ini dirancang dengan konsep Medical Tourism. Sebagai pelengkapnya, ada Ruang Terbuka Hijau (RTH), yang nantinya akan dilengkapi dengan restoran tradisional terapung. Pasar tradisional Sumpang Minangae yang tak jauh dari rumah sakit tersebut, kini juga dalam tahap pembangunan. Konsepnya, seperti Pasar Tradisional Sindu yang ada di Bali.
Pembangunan gedung wanita yang dinamai Balai Ainun Habibie pun menjadi daya tarik tersendiri. Bangunan yang dulunya terlantar dan tak digunakan ini, disulap sedemikian rupa menjadi gedung yang difungsikan organisasi kewanitaan, seperti PKK, BKMT, Dharmawanita, dan organisasi kewanitaan lainnya. Balai Ainun ini juga difungsikan sebagai Pusat Peraga Iptek, yang baru saja dilaunching Presiden ke-3 RI Prof BJ Habibie pada lawatan ketiganya selama kepemimpinan Taufan Pawe, Jumat (11/8) lalu.
Pada peresmian itu, Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, meminta restu dan izin dari Habibie untuk membangun Techno Park, sehingga Parepare dapat meregenerasi Habibie-habibie muda.
“Sebagai anak intelektual beliau (Habibie, red.) jika diberi kepercayaan lagi nantinya, Parepare harus punya Techno Park terkemuka di Indonesia. Ijinkan saya Ayahanda. Parepare tidak bisa dijual karena sumber daya alamnya. Tetapi, Parepare akan menjadi kota industri tanpa cerobong asap di bidang pelayanan pendidikan dan kesehatan,” papar Taufan di hadapan Habibie, pada saat launching Puspa Iptek di Balai Ainun.
BJ Habibie merespon segala ide brilian Taufan. Habibie berpesan, membangun kota tak harus mengandalkan sumber daya alam, tetapi sumber daya manusia.
“Manusia harus mengandalkan sumber daya manusia yang terbarukan. Sumber daya manusia terbarukan, berarti manusia itu selalu meningkat kualitas kehidupannya, meningkat daya saingnya, meningkat produktivitasnya, efisiensi, kualitas karya-karyanya. Karya karyanya harus berkualitas tinggi, dengan menekan biaya dan resiko,” pesan Habibie. (nia/dwi/c)


Tag
div>