MINGGU , 22 JULI 2018

TP Ke Warga Lakessi, Insya Allah Saya Perbaiki Pasar Ta. ‘Sabarki’

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Sabtu , 10 Maret 2018 12:46
TP Ke Warga Lakessi, Insya Allah Saya Perbaiki Pasar Ta. ‘Sabarki’

int

PAREPARE, RAKSUL.COM – – Paslon nomor urut 1, Taufan Pawe – Pangerang Rahim melanjutkan kampanye dialogisnya ke warga, di Kelurahan Lakessi Kecamatan Soreang.

Disana Taufan Pawe disambut ratusan warga, dan para tokoh masyarakat. Sebagian besar warga di Kelurahan itu berprofesi sebagai pedagang.

Taufan Pawe dihadapan warga dan simpatisannya menyampaikan banyak hal menyangkut persoalan bangunan pasar semi modern tersebut. Pasar itu sejak dibangun 2010 lalu belum berfungsi maksimal.

“Insya Allah, saya bangun Pasar ta, Sabar ki. Ini tinggal menunggu waktu,” ujar Taufan Pawe.

Taufan Pawe, menjelaskan, Pasar Lakessi memang dibangun bukan pada era pemerintahannya. Meski begitu, dia punya niat untuk merubah pasar itu menjadi pasar yang betul – betul layak membuat nyaman para pedagang dan pembeli.

“Kita akan kembangkan pasar Lakessi ini, sudah ada anggaran yang kami sediakan, yang jelas bukan dana pinjaman. Daerah tidak lagi terbebani seperti sekarang,” jelas Taufan Pawe.

Sebelum memasuki cuti Pilkada, kata Taufan Pawe, pemerintah kota Parepare telah mendapat bantuan dana insentif daerah (DID) dari Pemerintah Pusat.

“Atas prestasi yang selama ini Pemkot raih pemerintah pusat memberi apresiasi dengan menurunkan bantuan dana sekitar 20 Milyar. 6 Milyar kami peruntukkan untuk pengembangan pasar Lakessi,” ungkap Taufan Pawe, diiringi tepuk tangan warga.

Hanya saja, kata Taufan, pemerintah yang dipimpinnya kemarin harus membayar kewajiban dari pinjaman bank dunia sebesar 41,2 Milyar untuk pasar Lakessi itu.

“Kan pasar itu dibangun dari pinjaman bank dunia oleh pemerintah sebelumnya. Sehingga kami harus tanggung itu,” ungkap Taufan.

Taufan Pawe memahami kondisi yang dialami oleh para pedagang. Mereka ingin segera menempati lost namun dibatasi dengan ketersediaan sarana serta prasarana yang kurang memadai.

Selain itu, kata Taufan Pawe, pihaknya tidak ingin lagi ada pungutan liar di lingkungan pasar terkait sewa lost.

Taufan Pawe juga berharap masyarakat Parepare berpikir positif terhadap pemerintah terkait masalah pasar Lakessi. Pasar Lakessi, ungkap Taufan Pawe, memang dibangun dengan perencanaan yang tidak matang.

“Diera Itu perencanaan pembangunan pasar Lakessi memang tidak matang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan pedagang. Namun, jika kami diberi kepercayaan, Insya Allah apa yang diharapkan pedagang akan terwujud. Mari kita saling mendoakan,” ungkap Taufan Pawe.(*)


div>