RABU , 21 NOVEMBER 2018

TPE Cara Jitu PD Parkir Minimalisir Jukir Liar

Reporter:

Armansyah

Editor:

Iskanto

Sabtu , 27 Oktober 2018 09:20
TPE Cara Jitu PD Parkir Minimalisir Jukir Liar

ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PD Parkir Makassar Raya akan menerapkan Terminal Parking Elektronik (TPE). Rencananya, pengoperasian TPE berlangsung Per 1 Januari 2019 mendatang. PD Parkir mengklaim TPE ini cara jitu meminimalisir Juru Parkir (Jukir) liar.

Direktur Utama (Dirut) PD Parkir, Satriani Ulfa Mungkasa mengatakan, pihaknya akan menata perparkiran, termasuk penataan jukir resmi dan jukir liar. Pihaknya berjanji akan menindaki jukir yang menerima uang parkir tidak sesuai tarif parkir.

“Jukir resmi dan liar itu kami akan menata dan menindaki apabila ditemukan dia mengambil uang parkir yang tidak resmi,” ucap Fifi, sapaan akrabnya, Jumat (26/10).

Kata Fifi, pihaknya saat ini tengah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Polrestabes Makassar terkait penindakan jukir liar yang kerap meresahkan masyarakat.

“Kita sementara koordinasi dengan pihak terkait, kalau dishub itu nantinya untuk menangkap kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya (di derek), kami juga kerjasama dengan kepolisian untung menangkap jukir liar itu apabila ditemukan pungutan tidak resmi,” jelasnya.

Sementara, Direktur Operasional PD Parkir Makassar Raya, Syahril Sapaile mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan tegas kepada jukir yang dinilai meresahkan masyarakat. Tindakan tegas itu berupa pemberhentian sebagai jukir oleh PD Parkir.

“Kemarin itu kita dapat satu orang dan langsung diberhentikan. Kalau untuk yang liar itu kita akan tindak lanjuti,” ucap Syahril.

Kata Syahril, untuk meminimalisir jukir liar, pihaknya menerapkan TPE yang akan ditempatkan di tiga kawasan yakni Jalan Somba Opu, Jalan Penghibur dan Jalan Kartini. Penerapan ini paling lambat Januari 2019.

“Kenapa? Karena termasuk didalamnya perhitingan pendapatan, kalau itu molor maka akan lebih lama lagi,” ucapnya.

Kedepan, kata Syahril, penerapan TPE ini akan melibatkan jukir resmi PD Parkir sesuai wilayah kerja masing-masing. Misalnya, Jukir yang sudah lama tugas di Jalan Penghibur maka jukir tersebut akan bertugas saat penerapan TPE di jalan tersebut.

“Jadi, salah satu yang kami prioritaskan jukir setempat, karena itu akan diseleksi tapi kita usulkan jukir setempat, kami tidak mau menghilangkan pendapatan jukir resmi,” katanya.

Untuk meningkatkan kinerjanya Jukir, Lanjut Syahril, PD Parkir akan menempatkan sejumlah pengawas dan Supervisor serta pengaman sehingga sistem TPE ini berjalan baik.

“Potensi pendapatan ini mencapai miliaran rupiah, itu hasil perhitungan mereka (pihak swasta),” ujarnya. (*)


div>