KAMIS , 22 NOVEMBER 2018

Triwulan II, 2.603 Tenaga Kerja Terserap

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Kamis , 10 Agustus 2017 15:12
Triwulan II, 2.603 Tenaga Kerja Terserap

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulsel terus menggenjot realisasi investasi Sulsel pada paruh kedua tahun 2017 ini. Untuk itu, DPM-PTSP Sulsel berkomitmen memudahkan perizinan dan menjamin keamanan investor.

“Kemudahan izin dan keamanan, menjadi indikator bagi investor untuk menanamkan modalnya di Sulsel,” ungkap Kepala Dinas DPM-PTSP Sulsel, AM Yamin, Rabu (9/8).

Menurut Yamin, peningkatan realisasi investasi akan berdampak positif pula terhadap penyerapan tenaga kerja. Sehingga otomatis akan mempengaruhi perekonomian suatu daerah. “Tentu itu juga akan berdampak terhadap serapan tenaga kerja,” katanya.

Berdasarkan datanya, tren serapan tenaga kerja tahun ini meningkat seiring dengan laju investasi. Pada tahun 2015 lalu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berhasil menyerap 5.149 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 5 Tenaga Kerja Asing (TKA). Sementara, Penanaman Modal Asing (PMA) menyerap 5.340 TKI dan 64 TKI.

Lalu, pada tahun 2016 lalu, PMDN yang terdiri dari 181 proyek mampu menyerap 4.076 TKI dan 27 TKA. Sementara PMA yang terdiri dari 100 proyek menyerap 3.881 TKI dan 193 TKA.

“Untuk kuartal kedua tahun ini, secara akumulatif baik PMDN maupun PMA menyerap 2.603 TKI dan 64 TKA. Dari total serapan tenaga kerja, sebanyak 1.208 TKI dan 36 TKA itu paling banyak terserap ke industri makanan,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel, Yusran IB Hernald berharap pemerintah terus berupaya menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

“Balai Latihan Kerja Industri (BLKI), itu harus mencetak SDM yang mumpuni dan bisa beradaptasi pada dunia kerja,” jelasnya.

[NEXT-RASUL]

Pada tahun ini, Yusran bilang, industri akan semakin digencarkan. Mengingat peranannya yang sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi Sulsel.

“Sekarang sisa peranan pemerintah, untuk selalu menciptakan iklim investasi yang baik di Sulsel. Karena semakin banyak yang menanamkan modalnya. Itu juga akan semakin banyak menyerap tenaga kerja. Endingnya tentu kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya. (D)


div>