Selasa, 25 April 2017

Triwulan Pertama, Pabrik Kakao Sumbang 90% Pajak IMB di Pangkep

Kamis , 16 Maret 2017 19:46
Penulis : Antho Tola
Editor   : Dhedy
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Pangkep, Kusumawaty.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Pangkep, Kusumawaty.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Triwulan pertama tahun 2017 ini, target pendapatan pajak yang diperoleh dari pajak Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kabupaten Pangkep hampir pasti mencapai target.

Hal ini menyusul laporan realisasi pendapatan yang diterima pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) hingga pekan ke 3 maret 2017, telah mengantongi pajak IMB sebesar Rp 613 juta, dari target pajak sebesar Rp 661 juta.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Pangkep, Kusumawaty menuturkan, bahwa banyaknya besaran pajak yang diperoleh pihaknya pada tahun ini, akibat masuknya PT. Mars yang membangun pusat penelitian Kakao yang terletak di Kecamatan Ma’rang Kabupaten Pangkep.

Selain itu, maraknya pembangunan perumahan di Kabupaten Pangkep juga ikut andil memberikan sumbangan besar terhadap perolehan pajak IMB Kabupaten Pangkep.

“Besarnya pemasukan triwulan pertama ini, karena kami kehadiran dari PT. Mars dimana perusahaan kakao ini memberikan pajak IMB sebesar Rp 514 juta kepada kami. Kemudian sisanya diperoleh dari IMB sejumlah pengembang perumahan dan pembangunan rumah masyarakat itu sendiri,” jelas Kusmawaty.

Lebih lanjut, Kusmawaty membeberkan bahwa pada tahun ini pihaknya telah mengeluarkan sebanyak 44 izin IMB. Sementara itu, untuk izin HO atau izin gangguan, dari target pajak tahun ini sebesar Rp 471 juta, pihak DPM-PTSP baru memperoleh 13 izin pajak gangguan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Pangkep, Andi Yathrib Pare, yang dikonfirmasi berharap agar sektor pajak IMB tersebut pun dapat terus memberikan PAD bagi Kabupaten Pangkep.

“Nantinya kita berharap tidak hanya sektor tambang yang menjadi penyumbang PAD terbesar bagi kita, tapi sektor-sektor lain juga. Untuk pajak dari IMB itu, juga kita harapkan dapat terus berkembang setiap tahunya,”singkat yathrib.