RABU , 23 MEI 2018

Tunjang Petumbuhan Properti Di Sulsel

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Rabu , 05 September 2012 10:01

RAKYAT SULSEL . MAKASSAR-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Sulsel, dalam menunjang layanan penyediaan pengembangan properti, mulai berinovasi dengan meluncurkan website khusus bagi anggota REI untuk membantu para user mendapatkan informasi detail mengenai pengembang tertentu.

“Website ini rencananya akan dilaunching secepatnya dalam akhir tahun ini  dengan menggaet sekira 200 anggota REI untuk menyajikan ragam informasi mengenai detail pengembang, promo Kredit Pemilikan Rumah (KPR), serta fasilitas lainnya yang penting bagi masyarakat,” kata Ketua DPD REI Sulsel Raymond Arfandi, Saat dihubungi Di Makassar, Selasa (4/9).

Raymond menjelaskan, website ini rencananya akan memberikan ragam kemudahan akses bagi user, sehingga bukan hanya lewat pameran-pameran properti masyarakat bisa menerima edukasi tapi juga lewat website ini akan menjadi inovasi baru yang bisa membantu masyarakat memiliki rumah impian.

Selain itu REI terus berupaya menggenjot kerja sama dengan  Kementrian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dalam berbagai program pengembangan properti bagi seluruh anggota REI Sulsel. Hal ini dikemukakan ketua DPD REI.

DPD REI saat ini tengah serius menjajaki kerjasama dan dukungan dari Kemnpera dalam tiga hal utama, yakni peningkatan harga jual Rumah Sederhana Tapak (RSP) dimana harga yang ditetapkan awalnya sebesar Rp 88 juta, bisa dinaikkan menjadi Rp 95 juta, kedua DPD REI Sulsel akan kembali mengajak Kemenpera untuk memberikan bantuan prasarana sarana utilitas (PSU) bagi 20 pengembang rumah menengah kebawah yang ada di Sulsel, kemudian yang tidak kalah pentingnya DPD REI meminta perintah untuk memberikan kebijakan subsidi perbankan bagi pengembang dalam hal pembangunan konstruksi perumahan berupa suku bunga subsidi.

“Yang paling kami tekankan adalah ketiga poin ini, sangat diharpakn Kemenpera mampu melihat geliat perkembangan sektor properti di Makassar sangat maju, sehingga jika perbankan bisa bisa memberikan subsidi konstruksi yang awalnya suku bunganya sebesar 12-14 persen dan jika disubsidi bisa menjadi 7-8 persen, maka para pengembang akan semakin giat melakukan pengembangan perumahannya,” urai ketua DPD REI Sulsel, Raymond Arfandi.

Kata Raymond, Perbankan merupakan unit mitra yang sangat loyal dan merupakan mitra terbaik para pengembang, seperti kita ketahui hampir seluruh perbankan mengandalkan produk bisnis utamanya adalah sektor perumahan, sehingga jangan heran jika para pengembang juga merupakan nasabah bak raja bagi seluruh perbankan.

“Selama ini kerja sama seluruh anggota DPD REI dan perbankan sangat terjalin dengan baik, mitra perbankan paham betul bagaimana memberikan pelayanan terbaik guna merealisasikan ragam pengembangan yang dilakukan untuk membantu proses administrasi agar berjalan dengan lancar antara pengembang dan bank, baik itu mengenai penyaluran kredit maupun suku bunga,” tambahnya.

DPD REI juga  akan melakukan perjalanan studi banding dengan beberapa anggota REI pada 7-10 September mendatang ke Singapura dan johor baru untuk melihat prospek  pembangunan pengembangan perumahan di johor baru yang bisa menjadi acuan sektor properti di beberapa kawasan yang ada di Makassar. (RS10)


Tag
div>