MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Uang Muka KPR Turun 15 Persen

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Senin , 24 Oktober 2016 10:46
Uang Muka KPR Turun 15 Persen

int

PENURUNAN uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi 15 persen disambut positif oleh masyarakat maupun pengembang.

Kebijakan tersebut membuat bisnis properti di Kota Pudak mulai merangkak naik. Pertumbuhan penjualan perumahan tampak dari realisasi KPR di perbankan.

Permohonan kredit rumah mengalami kenaikan signifikan. Misal, KPR di Bank BTN Kantor Cabang Gresik. Lembaga keuangan itu mencatat adanya pertumbuhan KPR sejak kebijakan digulirkan pada September lalu.

’’Kami mendata, realisasi KPR mencapai Rp 29 miliar pada Agustus. Jumlah tersebut bertambah Rp 13 miliar pada September,’’ ungkap Branch Manager Bank BTN Kantor Cabang Gresik Iwan Purwanto saat ditemui di kantornya Kamis (13/10).

Lelaki itu memprediksi, pertumbuhan KPR bakal melejit. Iwan tidak menampik, antusias masyarakat menyambut kebijakan itu memang tinggi. Terutama kalangan pekerja industri.

Mereka mendominasi permohonan kredit hunian. Adapun nilai kredit beragam. Nilai peminjaman rata-rata Rp 250 juta–Rp 350 juta.

Dana pinjaman setara dengan pembelian rumah berskala menengah. Misal, rumah tipe 36 atau 72. ’’Selain pekerja industri, karyawan BUMN dan PNS juga antusias,’’ ungkap Iwan.

Meski ada lonjakan nilai KPR, lelaki asal Sragen itu menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak memengaruhi target kantornya. Tahun ini BTN didorong mengeluarkan KPR minimal Rp 361 miliar.

Dana KPR itu digunakan untuk pembangunan rumah bersubsidi dan nonsubsidi. Alokasinya, Rp 57 miliar diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah. (jpg/rso)


div>