SELASA , 24 APRIL 2018

Uji Kepatutan 14 Calon Komisioner Harus Profesional

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

asharabdullah

Senin , 16 April 2018 12:45
Uji Kepatutan 14 Calon Komisioner Harus Profesional

Kantor KPU Sulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Fit and propert test atau uji kelayakan dan kepatutan 14 calon komisioner KPU Sulsel, harus dilaksanakan secara profesional. Penilaiannya harus objektif, sesuai dengan hasil tes.

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Aminudin Ilmar SH MH, mengingatkan agar tim KPU RI profesional memberikan penilaian, sehingga hasil objektif sesuai hasil tes. Ada dua hal yang harus diperhatikan. Calon komisioner harus paham mengenai aturan dasar pemilu, dan memiliki integritas, kapasitas, dan kapabilitas.

“Akan sangat fatal jika komisioner KPU tak paham aturan dasar pemilu,” kata Prof Ilmar, Minggu (15/4) kemarin.

Sebagai calon penyelenggara pemilu, kedepan diharapkan punya pemahaman yang memadai mengenai seluk-beluk pemilu di Indonesia. Mereka harus menjauhi rayuan dan iming-iming partai politik. Tak tergoda untuk kerja sama negatif, baik dengan parpol maupun dengan individu-individu.

“Artinya, calon tidak sekedar paham sistem pemilu, tetapi juga soal trik-trik parpol, tabiat parpol dan pemilih, dan psikologi politik Indonesia. Hal itu merupakan salah satu sifat yang diperlukan untuk membuat anggota KPU tidak goyah oleh berbagai tekanan dari luar,” terangnya.

Sementara, anggota tim seleksi KPU Sulsel, Bachtiar Maddatuang, mengungkapkan, KPU RI telah menjadwalkan melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon komisioner di Kota Makassar selama tiga hari. Fit and Proper Test akan disesuaikan dengan lokasi hotel yang dipilih timsel, 18 – 20 April 2018, secara tertutup.

“Sesuai jadwal KPU RI, uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon komisioner selama tiga hari dilakukan di Makassar. Soal tempat masih dikondisikan,” ujarnya.

Akademisi STIE Ampkop Makassar itu menambahkan, setelah dilakukan fit and proper test, kemudian hasil dibicarakan internal KPU RI. Setelah itu, akan diumumkan tujuh nama komisioner KPU yang baru.

“Waktu juga tidak lama. Palingan setelah fit and proper test, beberapa hari kemudian diumumkan penetapan komisioner baru,” pungkasnya. (*)


div>