SENIN , 11 DESEMBER 2017

Ulama Muda Sulsel Minta PKS Usung Deng Ical-Ije

Reporter:

Alief

Editor:

asharabdullah

Selasa , 28 November 2017 12:45
Ulama Muda Sulsel Minta PKS Usung Deng Ical-Ije

Dok. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Alim ulama di Sulsel menyayangkan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang seakan tak percaya diri mengusung kader di Pemilihan Wali Kota Makassar.

Peneliti Majelis Intelektual dan Ulama Indonesia (MIUMI) Pusat, DR Ilham Kadir, mengatakan politikus PKS, Iqbal Djalil, sudah selayaknya didorong pada Pilwalkot.

Menurutnya, selain pengalaman selama dua periode sebagai legislator Makassar, pimpinan Pondok Pesantren Darul Aman Gombara, Sulsel, itu juga menjadi keterwakilan kalangan pesantren dan tokoh muda Islam di Kota Makassar.

“Saya pikir Ustad Ije (Iqbal Djalil) sebagai perwakilan santri dan aktivis Islam Makassar layak diberi panggung sebagai calon pemimpin Kota Makassar,” kata Ustad Ilham, Selasa (28/11).

Pengurus Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI) Indonesia Timur tersebut menganggap, kehadiran Ustad Ije yang akan mendampingi Syamsu Rizal MI, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Makassar, akan menggugah kesadaran berpolitik dari kalangan ummat Islam yang mungkin selama ini terkesan apatis dengan pesta demokrasi.

Begitu pula, Ustad Ilham menyebut, pasangan yang mengusung julukan “DIAJi” itu akan dapat menjadi katalisator kebangkitan ekonomi berbasis keummatan.

Sehingga ia meminta kepada PKS agar tidak menganggap remeh kehadiran kader di panggung politik.

“Momentum kesadaran kolektif ummat Islam untuk menjadi mandiri secara politik dan ekonomi semestinya direspons secara baik oleh tokoh politik dan partai politik berbasis Islam,” terang Ustad Ilham, yang juga selaku Komisioner Baznas Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan, Ustad Muktar Daeng Lau, sebelumnya telah memastikan bahwa dukungan seluruh ormas Islam Kota Makassar yang berada di bawah naungan FUIB akan mendukung penuh Ustad Ije.

Apalagi ia menganggap, Ustad Ije bukanlah sosok pendatang baru dalam ranah pergerakan Islam.

“Beliau ini merupakan tokoh muda yang berasal dari pesantren dan merupakan keluarga kyai, dan saya tahu betul siapa beliau ini,” ujar Ustad Mukhtar.

Ustad Ije sendiri masih yakin PKS akan memberikan rekomendasi lantaran hingga saat ini belum ada pun sepucuk rekomendasi yang dikeluarkan kepada kandidat tertentu.

“Insya Allah, kami meyakini hal tersebut, dan selanjutnya kami menyerahkan sepenuhnya kepada Allah Ta’ala,” terang alumnus Timur Tengah itu yang saat ini juga diamanahkan sebagai koordinator Forum Peduli Rohingya Indonesia itu. (*)


div>