SENIN , 22 OKTOBER 2018

Umar-Madeng Gagal, Pilkada Bone Kotak Kosong

Reporter:

Iskanto

Editor:

asharabdullah

Selasa , 20 Februari 2018 13:15
Umar-Madeng Gagal, Pilkada Bone Kotak Kosong

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bone, dr Rizalul Umar dan Andi Mappamadeng Dewang (Umar-Madeng) dinyatakan gagal alias tidak memenuhi syarat sebagai pasangan calon yang akan maju bertarung di Pilkada Bone 2018 mendatang. Hal tersebut ditetapkan berdasarkan rapat pleno terbuka yang digelar KPU Bone, Senin, (19/2) kemarin.

Ketua KPU Bone, Aksi Hamzah yang dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Gagalnya pasangan Umar-Madeng maju bertarung di Pilkada Bone lantaran dukungan perseorangan perbaikan yang ditetapkan oleh KPU tidak dapat dipenuhi.

“Sudah rekap hasil perbaikannya, tidak memenuhi jumlah yang disyaratkan. Jadi yah sudah selesai,” kata Aksi.

Bahkan memang, pasangan ini telah melakukan gugatan keberatan atas keputusan KPU beberapa waktu lalu ke Panwaslu Bone. Alhasil, Panwaslu mengabulkan gugatannya dan memberikan kesempatan kepada pasangan ini untuk melakukan perbaikan.

Namun, sekali lagi pasangan ini tidak dapat memenuhi syarat yang telah ditetapkan oleh KPU apabila ingin maju dengan jalur koalisi rakyat ini. “Dan itulah hasilnya yang kita selesaikan dan ternyata tidak cukup,” terangnya.

“Jumlah yang dipersyaratkan sebanyak 20 ribu, dia hanya penuhi sebanyak 2.900. Jadi kita nyatakan sudah tidak memenuhi syarat dan tidak bisa dilanjutkan untuk penetapan,” lanjut Aksi.

Meskipun begitu, Aksi Hamzah mengaku, berdasarkan aturan yang ada, pasangan Umar-Madeng masih dapat melakukan gugata kembali apabila merasa hasil keputusan KPU tidak sesuai.

“Kalau gugatannya tetap bisa, karena kan seperti itu memang aturannya. Kalau sudah ditetapkan lantas keberatan, bisa dilanjutkan ke Panwas. Tapi kan untuk sementara kita nyatakan tidak ada lagi sampai ada lagi tuntutan hukum yang baru,” jelasnya.

Saat rapat pleno, situasi Kantor KPU Bone relatif memanas. Pendukung paslon Umar-Madeng bersitegang dengan polisi.

Andi Mappamadeng mengatakan, ada hal ganjil pada proses verifikasi faktual. Pihaknya datang ke Kantor KPU Bone, untuk menyampaikan aspirasi atas dugaan kecurangan yang dialami timnya.

“Mengapa terjadi kegandaan dukungan selama proses verifikasi faktual. Sehingga puluhan ribu pendukung kami dicoret,” ujarnya. (*)


div>