MINGGU , 25 FEBRUARI 2018

UMI Makassar Gelar Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Senin , 12 Juni 2017 20:16
UMI Makassar Gelar Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, telah menggelar peringatan Nuzulul Qur’an dirangkaikan dengan buka puasa bersama di kampus UMI Makassar, Senin (12/6).

Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Dr, Hj Masrurah Mokhtar dalam sambutannya mengungkapkan, kegiatan Nuzulul Qur’an memberikan banyak manfaat bagi manusia. Karena menurutnya, Al-Quran merupakan kitab sebagai pedoman dan kitab suci yang memberikan petunjuk bagi manusia dan alam sekitar.

“Nuzulul Qur’an banyak memberikan manfaat bagi kita. Al-Quran petunjuk bagi umat manusia dan semua alam,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor dua periode ini menambahkan, peringatan Nuzulul Qur’an di lingkup UMI dilaksanakan setiap tahun. Hal ini sesuai dengan visi misi UMI yaitu mewujudkan kampus Islami dan Qur’an.

Kegiatan ini harus dilakukan kata Masrurah, guna memberikan kesempatan kepada mahasiswa agar menteladani sifat dan ahlaq nabi Muhammad SAW dalam menekuni membaca Alquran.

“Kedepan UMI akan menjadi gudang tahfiza Alquran bagi semua mahasiswa.  Ini menjadi agenda civitas akademika UMI,” tuturnya.

Sementara itu, hikma nuzulul Qur’an yang dibawa oleh Prof Dr Imam Prayogo (Ketua umum PP Jamuatulislamiyah), dalam ceramah singkatnya banyak memaparkan keistimewaan Alquran yang menjadi pedoman dasar bagi seluruh umat manusia.

[NEXT-RASUL]

“Alquran isi lengkap. Tidak ada keraguan di dalamnya. Apa saja di dunia ini sudah terkandung dalam Alquran,” katanya.

Menurutnya, mempelajari Al-Qur’an merupakan kewajiban umat Islam. Kata dia, orang Islam yang baik ialah mereka yang senantiasa mempelajari Al-Qur’an. Sedangkan orang yang paling buruk adalah yang tidak mengerti Al-Qur’an dan tidak mau mempelajarinya.

“Kita wajib mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan kaidah tajwiddan makhraj yang benar. Maka kita akan meneladani ahlaq nabi SAW,” tutupnya.

Dia juga menambahkan, kemajuan UMI adalah atas kerja keras Rektor UMI dan yayasan yang mampu bekerjasama dengan naik sehingga tak terjadi kegonjangan di dalamnya.

“Kemajuan kampus UMI adalah ba yan orang hebat didalamnya. Orang hebat tersebut yaitu ibu Rektor dan Ketua yayasan,” pungkasnya.


div>