SELASA , 17 JULI 2018

UMI Seleksi 342 Calon Maba PPs

Reporter:

Editor:

Nunu

Selasa , 09 Januari 2018 14:08
UMI Seleksi 342 Calon Maba PPs

IST

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM — Tahapan seleksi masuk Program Pascasarjana (PPs) UMI Makassar dimulai. Sebanyak 342 Mahasiswa Baru (Maba) program Magister (S2) dan Doktor (S3) mengikuti tahapan seleksi di Aula PPs UMI, Selasa (9/1).

Ketua Yayasan Wakaf UMI, Mochtar Noer Jaya kepada wartawan menjelaskan bahwa sejauh ini peminat PPs UMI tertinggi di Kawasan Timur Indonesia khususnya untuk PT swasta. Hal ini karena seluruh proses pembelajaran didukung oleh SDM yang memadai dan fasilitas yang memadai.

”Kami memiliki tenaga pengajar bergelar profesor sebanyak 30 orang. Belum lagi yang doktor jumlahnya jauh lebih dari cukup dengan kualitas yang mumpuni,” ujarnya.

Sementara itu Direktur PPs UMI Prof Basri Moding menjelaskan untuk seleksi tahap pertama ini diikuti 342 Maba yang tersebar di 14 program studi– tiga Prodi Doktor dan 11 prodi magister.

Program doktor diikuti 29 orang dan program magister 303 orang. Peminat Prodi tertinggi ditempati Prodi Ilmu Hukum dengan 89 peminat.

Ditambahkan Prof Basri animo masyarakat yang ingin melanjutkan studinya di program magister maupun doktor di UMI sangat tinggi. Itu karena Prodi yang ditawarkan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

”Dengan dukungan SDM dan fasilitas yang memadai pihaknya semakin yakin bahwa kedepan peminat yang akan melanjutkan studi S2 dan S3 di UMI akan terus bertambah,” jelas Basri.

Saat ini kata dia pengelola PPs terus berbenah dan menjalin kerjasama dengan sejumlah pihak dalam rangka pengembangan dunia pendidikan sesuai dengan tri darma perguruan tinggi.

IST

Tahapan seleksi PPs UMI kali ini berlangsung selama dua hari. Panitia menyediakan sembilan ruangan untuk pelaksanaan seleksi. Hari pertama Senin (8/1) diikuti Maba program doktor dan hari kedua Selasa (9/1) diikuti Maba program magister. Untuk Tes Potensi Akademik (TPA) dan Toefl ditangani oleh lembaga Ainul Yaqin dan Laboratorium Bahasa Kampus II UMI. ”Untuk program doktor selain TPA dan toefl juga ada tes berikutnya yakni wawancara,” tukas Prof Basri.


div>