KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Unhas Kembangkan Aneka Olahan Daging Ayam di Sinjai Utara

Reporter:

Editor:

Niar

Minggu , 17 September 2017 18:30
Unhas Kembangkan Aneka Olahan Daging Ayam di Sinjai Utara

int

SINJAI, RAKSUL.COM- Unhas dalam mencapai visinya untuk mengembangkan potensi lokal dalam pembangunan benua maritim Indonesia membantu pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mengembangkan produk olahan daging ayam.

Potensi ternak unggas di Kabupaten Sinjai cukup besar, antara lain dilihat dari populasi yakni 64.632 ekor ayam buras, 82.300 ekor ayam ras pedaging, dan 2.007 ekor itik. Dalam rangka mengembangkan potensi tersebut Pemkab Sinjai dalam RPJMD 2013-2018 telah mencanangkan pengembangan potensi lokal, termasuk didalamnya pengembangan ayam buras unggul khas Sinjai “Akusi” (Ayam Kampung Unggul Sinjai).

Pengembangan ayam lokal ini dilakukan untuk mendorong peningkatan pendapatan dan sekaligus kesejahteraan kerluarga berpendapatan rendah di beberapa kecamatan antara lain Kecamatan Sinjai Utara. Untuk itu Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin melalui paket kegiatan Ipteks Bagi Wilayah dari BOPTN TA 2017 mengembangan produk olahan berbasis ayam kampung antara lain Nugget Ayam dengan beberapa variasi produk.

Pengembangan aneka varian nugget ayam telah disosialisasikan melalui pelatihan di yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 16 September 2017 yang di pusatkan di sanggar tani KT Mallenreng, kelurahan Lamatti Rilau Kecamatan Sinjai Utara diikuti 41 peserta. Selain KT Mallenreng, kegiatan ini juga melibatkan KWT Lempakomae dan KWT Palla dengan 12 peserta. Kegiatan yang dibuka oleh Ibu Rosdiana, S.Pt, MM selaku Kepala Seksi Budidaya dan Perbibitan Ternak Non Ruminasia mewakili Bapak drh Aminuddin Zainuddin, MM selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sinjai.

Dalam sambutannya, Zainuddin menyampaikan pentingnya kegiatan pelatihan ini untuk mengembangkan keterampilan anggota kelompok dalam membuat aneka produk ayam yang mempunyai nilai tambah dalam upaya peningkatan pendapatan keluarga.

Pelatihan dilanjutkan dengan praktek pembuatan aneka produk yang dipimpin oleh ibu Dr. Nahariah, produk antara lain nugget ayam original, nugget ayam berbagai rasa (bakar dan balado), nugget kelor (moringa nugget), nugget gimbal, dan ayam kripsi mini. Peserta pelatihan mengikuti pelatihan dengan antusias dan memberi apresiasi, terutama dengan pengembangan produk berbahan lokal, seperti daun kelor yang banyak terdapat di lokasi kegiatan. Untuk itu pemateri menjelaskan pentingnya kandungan nutrisi daun kelor untuk kesehatan.


Tag
  • sinjai
  •  
  • Unhas
  •  
    div>