SENIN , 15 OKTOBER 2018

Unjuk Rasa di DPRD Makassar, Warga Tallo Tuntut Ganti Rugi Jalan Tol

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 03 September 2015 14:45
Unjuk Rasa di DPRD Makassar, Warga Tallo Tuntut Ganti Rugi Jalan Tol

Warga Tallo yang melakukan unjuk rasa di kantor DPRD Makassar, menuntut ganti rugi lahan jalan tol. (Herman Kambuna/Rakyat Sulsel)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Puluhan masyarakat Tallo melakukan unjuk rasa di kantor DPRD kota Makassar, Kamis (3/9). Mereka meminta kepada dewan selaku wakil rakyat agar dapat membahas masalah perampasan lahan milik mereka yang dilakukan oleh pihak pengelola Tol.

Lahan yang menjadi sengketa antara masyarakat dengan pengelola tol, seluas kurang lebih 16.701 meter persegi. Lahan tersebut diklaim sebagai milik warga atas nama Ahimsa Said.

Amin Rais yang menjadi koordinator dalam unjuk rasa di kantor DPRD Makassar, mengatakan, berdasarkan peta plot lahan yang terletak di Jl Gatot Subroto Baru, lahan tersebut digunakan sebagai jalan tol sejak bertahun-tahun lalu, sementara pemilik lahan tidak pernah mendapat ganti rugi.

“Kami minta kepada dewan untuk mendesak pihak pengelola tol dan pemerintah untuk segera memberikan ganti rugi,” ujar Amin.

Dalam aksinya, massa juga meminta kepada anggota dewan untuk segera melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan memanggil pihak pihak terkait. “Dengan ini kami minta kepada anggota dewan yang terhormat untuk melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait,” kata Amin.

Sementara itu anggota dewan komisi A Jupri Pabe dan Haslinda Wahab yang menemui warga pengunjuk rasa, berjanji akan menjembatani masalah tersebut. “Dalam waktu dekat, kami mengagendakan rapat dengar pendapat membahas masalah ini. Aspirasi mereka kita sudah tampung,” kata Jupri. Dia mengatakan, sebagai wakil rakyat, pihaknya selalu berusaha menjembatani masalah masyarakat dengan memanggil semua pihak yang bersengketa.


div>