SENIN , 20 NOVEMBER 2017

UNM Uji 5.512 Calon Maba Jalur Mandiri

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 12 Juli 2017 11:37
UNM Uji 5.512 Calon Maba Jalur Mandiri

Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pasca pelaksanaan Ujian SNMPTN dan SBMPTN, Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melaksanakan ujian bersama jalur Mandiri, di Kampus Parangtambung dan Kampus Gunung Sari, Selasa (11/7). Jalur Mandiri merupakan jalur terakhir untuk menjadi mahasiswa di UNM.

Rektor UNM, Prof Dr Husain Syam MTP, mengatakan, pelaksanaan ujian Mandiri sama dengan pelaksanaan ujian sebelumnya. Perbedaannya hanya pada masalah pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Untuk jalur Mandiri, pembayaran UKT tidak bisa lagi ditawar karena sudah kesepakatan universitas.

Calon maba tinggal memilih jurusan atau program studi yang mana mereka inginkan. Hal itu berbeda dengan jalur SBMPTN, dimana UKT nya melalui proses yang ketat untuk mencari tahu di kategori mana dia berada.

“Alhamdulillah pelaksanaan ujiannya berjalan lancar dan aman, karena semua yang bertugas sudah mengetahui SOP nya,” kata Husain Syam diberitakan Rakyat Sulsel, Rabu (12/7).

Ia menyebutkan, jumlah Calon Mahasiswa baru (Maba) yang mengikuti tes jalur mandiri yaitu 5.521 orang. Sedangkan, kuota yang disiapkan untuk jalur ini hanya diterima sebanyak 30 persen.

“Untuk Jurusan atau Program Studi yang diminati terbanyak yaitu Manajemen,” ujar Husain Syam.

Untuk selanjutnya, pada tes jalur Mandiri tersebut dilakukan tes wawancara dan keterampilan guna melengkapi syarat tes. Fakultas Olahraga, Fakultas Teknik dan Fakultas Seni dan Desain yang akan melakukan tes keterampilan tersebut, selebihnya melakukan tes Wawancara.

[NEXT-RASUL]

“Jika tidak melakukan tes wawancara, maka melakukan tes keterampilan,” imbuhnya.

Informasi yang dihimpun, UKT yang lulus jalur Mandiri paling rendah Rp3 juta dan paling tinggi yaitu Rp8,5 juta. Program Studi (Prodi) Psikologi menjadi Prodi dengan UKT paling tinggi di UNM dan Pendidikan Bahasa Arab, Bahasa Mandarin dan Sastra Inggris, termasuk paling rendah dengan UKT sebesar Rp3 juta. (***)


div>