KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Untuk Menetralisir Alam, Umat Hindu gelar Upacara Pemarisuda Bumi

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 28 Desember 2016 19:54
Untuk Menetralisir Alam, Umat Hindu gelar Upacara Pemarisuda Bumi

int

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Umat Hindu di Kabupaten Luwu Timur menggelar Upacara Pemarisuda Bumi. Acara ini dilaksanakan untuk menetralisir alam yang bersifat negatif yang sempat menewaskan 7 orang warga Bali tewas disambar petir.

Upacara ini dipusatkan di lapangan Cendana Hitam, Kecamatan Tomoni Timur, Rabu (28/12) dihadiri oleh Bupati Lutim Thorig Husler.

Ketua PHDI Provinsi Sulawesi Selatan, Ir Nyoman Sumaya, mengatakan, ritual ini semacam mencuci alam dari hal-hal negatif seraya memohon ampunan atas dosa dan perbuatan tercela. Umat Hindu percaya lewat ritual ini hal-hal buruk akan berakhir. Dan warga kembali bersahabat dengan alam.

Apalagi, beberapa waktu lalu ada kejadian tragis yang dialami umat Hindu di Desa Cendana Hitam, tewas disawah disambar petir. Kejadian ini membuktikan alam mulai marah dengan manusia. Olehnya itu, dilakukan ritual Pemarisuda Bumi agar tercipta lagi keseimbangan antara alam dan manusia.

Bupati lutim , HM Thorig Husler dalam sambutnya berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan, tujuan untuk mengevaluasi diri terhadap apa-apa yang telah diperbuat. Sehingga kedepan kita bisa hidup lebih baik lagi.

“Mungkin kita telah lalai dan ingkar terhadap tuhan dengan berkat sumber daya berlimpah yang telah di berikan, sehingga tuhan menegur kita agar kita kembali sadar,” ujar Husler

Acara ini dihadiri ratusan Umat Hindu di Lutim, hadir juga Ketua PHDI Provinsi Sulsel Ir.Nyoman Sumaya, Kajari Lutim, anggota DPRD Lutim, I made Sariana, perwakilan FKUB lutim, Para camat. (Baim)


div>