JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

UPT Wilayah Pendidikan Pangkep Beroperasi, Fokus Pelimpahan Aset

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 28 April 2017 10:48
UPT Wilayah Pendidikan Pangkep Beroperasi, Fokus Pelimpahan Aset

Kepala UPT Wilayah Pangkep, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Herry Mahmud. foto: atho tola/rakyatsulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Merealisasikan amanah Undang-Undang No 23 tahun 2015, tentang Pelimpahan Wewenang Pendidikan untuk tingkat SMA, SMK dan Pendidikan Luar Biasa (PLB) yang kini di bawah naungan dinas provinsi, pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Kabupaten Pangkep, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel mulai bergerak melakukan pembenahan.

Kepala UPT Wilayah Pangkep, Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Herry Mahmud, Jumat (28/4), mengatakan, sebagai langkah awal, UPT Wilayah Kabupaten Pangkep fokus dalam pembenahan aset untuk ditempati nantinya, dan rencananya bangunan yang digunakan adalah Kantor Inspektorat Kabupaten Pangkep.

“Saat ini Tentunya kita perlu kantor, untuk beraktifitas, dan seteleh dilakukan inventarisir yang masuk aset pemerintah provinsi, kemungkinan kita akan gunakana kantor Inspektorat kabupaten nantinya,” jelas mantan Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel tersebut.

Meski demikian, Herry mengaku, masih akan membicarakan terkait pelimpahan aset tersebut ke pihak pemkab, meski sudah mengantongi surat rekomendasi dari pemerintah provinsi.

Ditanya terkait pemberlakuan UU No 23 tahun 2015, Herry yang mengaku, efektif bertugas di Pangkep per tanggal 1 Februari 2017 tersebut, menjelaskan, sesuai aturan yang dimaksud di dalamnya pihak UPT berhak atas penanganan Sumber Daya Manusia (SDM), fisik hingga pengelolaan anggaran.

Terkait SDM, Herry mengaku, masih mencari solusi yang tepat untuk peningkatan kwalitas di sekolah setingkat SMA, SMK, dan PLB, termasuk guru honorer yang ada di dalamnya.

“Jadi mulai kepala sekolah, guru,, dan pengawas kita tangani, namun soal honorer, ini yg menjadi masalah karena tidak ikut dibicarakan dalam pelimpahan wewenang, tapi kita tetap upayakan mengakomodir seluruh tenaga honorer di SMA sederajat, khususnya di Kabupaten Pangkep,” tutup Herry. (***)


div>