SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Usaha Kateringnya di Stop PT Vale, Rano: Saya Disabotase

Reporter:

Editor:

dedi

Kamis , 09 Maret 2017 18:17
Usaha Kateringnya di Stop PT Vale, Rano: Saya Disabotase

Ilustrasi.

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Pemilik usaha Katering Rano mengaku semenjak adanya foto belatung diedarkan di Media Sosial (Facebook, Red), usaha kateringnya ke PT Vale dihentikan. Hal ini tentunya sangat merugikan dirinya. Demikian kata Rano kepada RakyatSulsel.Com, Kamis (9/3).

Menurutnya, ia akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib karena telah melakukan pencemaran nama baik. Pasalnya, selama ini ia sangat telaten memperhatikan kondisi kesehatan makanan untuk karyawan Vale.

Dia Rano juga mempermasalahkan pelaku yang mengapload foto tersebut bukanlah karyawan Vale yang menikmati makanan kateringnya.

“Dia itu tidak makan makanan dari katering saya, kateringnya lain kan di Vale bukan cuma saya saja yang memasukan makanan untuk karyawan,” ujarnya.

Rano menduga ada sentimen dibalik kejadian ini, kata dia, bisa jadi pelaku sengaja mengunggah foto tersebut untuk menghabisi kontrak kateringnya dengan Vale. “Olehnya itu, saya akan menempuh jalur hukum karena gara-gara foto tersebut usahanya dirugikan,” tegasnya.

Pemilik Acun Facebook yang mengunggah foto belatung dimakanan kateringnya adalah Indaryadi Mustadir, namun setelah kasus ini ribut pelaku sudah menghapus foto makanan yang diduga ada belatungnya di Facebooknya.

Indar Yadi adalah karyawan PT Vale, tapi untuk dia, kata Rano, makanannya di pasok oleh pengusaha katering yang lain.

“Ini bisa saja orang sabotase, karena sewaktu makanan itu di drop ke PT Vale, ada jeda sekitar satu jam setengah barulah makanan itu dibawa ke karyawan. Nah, bisa saja itu di manfaat orang tak bertanggung jawab memasukkan belatung didalamnya, kami hanya mendrop ke Vale saja, untuk distribusi langsung kekaryawan itu bahkan tugas kami,” ungkap Rano


div>