RABU , 21 NOVEMBER 2018

Usai Cuti, Danny Bakal Benahi Struktur Organisasi

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Kamis , 24 Mei 2018 15:15
Usai Cuti, Danny Bakal Benahi Struktur Organisasi

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto, foto bersama dengan jajaran pejabat dan pegawai Pemkot Makassar .foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sejak menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Syamsu Rizal MI yang juga merupakan kader partai Golkar telah menggelar empat kali mutasi.
Mutasi tersebut dilakukan dengan alasan telah mendapat izin dari Kemendagri serta untuk melakukan perbaikan layanan kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut Walikota non aktif, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengatakan, bahwa sebelum dirinya cuti sebagai walikota, kondisi pelayanan publik tak ada masalah sama sekali bahkan meraih penghargaan baik nasional maupun internasional.

“Saya lihat (kondisi pemkot) semakin menurun setelah ada Plt, tapi saya akan benahi kalau sudah aktif kembali,” tegas Danny Pomanto, Rabu (23/5).

Ia mengaku bahwa, berdasarkan pengamatannya banyak hal telah terjadi pasca Syamsu Rizal dilantik jadi Plt Walikota, salah satunya adalah menurunnya performa pemerintahan, seperti penumpukan sampah yang terjadi dibeberapa tempat.

“Hubungannya itu manajemen, memilih orang yang tepat, bukan hanya mengisi-isi. Apa dulu diisi dan siapa yang mengisi, saya melihat ada eco-politik,” ucap Danny.

Ia menilai bahwa apa yang terjadi di pemerintahan selama cuti mesti dilakukan koreksi dan evaluasi. Ia pun menegaskan jika masa cutinya berakhir, akan memastikan mengembalikan posisi atau semua kondisi, dimana kota Makassar menjadi kota yang layak.

“Banyak sekali yang salah, sudahlah. Kalau saya sudah aktif kembali saya akan koreksi dan evaluasi semuanya,” jelas Danny.

Lanjut Danny, koreksi dan evaluasi yang dilakukan tidak akan terganggu dengan adanya aturan Mendagri yang tidak boleh melakukan mutasi sebelum dan sesudah pilkada.

“Kalau rusak semuanya, bagaimana? kita yang pakai tapi orang lain yang pilih bagaimana caranya?” pungkas Danny.

Sementara itu, Plt Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI mengatakan bahwa dirinya tetap akan melakukan pelantikan selama masih ada jabatan yang lowong di Pemkot Makassar.

“Mutasi dilakukan, itu tidak ada pengaruhnya baik kandidat atau bukan, yang jelas ada izin mendagri,” katanya.

Ia mengatakan pelantikan sifatnya dinamis sehingga belum bisa dipastikan karena hal itu sesuai kebutuhan disetiap SKPD.

“Soal pelantikan itu tidak ada terakhir, itu dinamis karena berubah sesuai kebutuhan, misalnya ada yang pensiun, ASN baru, ada penyesuaian ijazah,” jelas Deng Ical.

Sekedar diketahui, terhitung sejak pertama melantik, Plt Walikota, Syamsu Rizal, sudah melantik sebanyak 200 orang pejabat baru. Artinya masih ada sekira 47 pejabat yang tersisa.(*)


div>