KAMIS , 13 DESEMBER 2018

Usai Gerebek THM, Markas BNN Diserang oleh Oknum TNI AD

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

dedi

Rabu , 28 Desember 2016 21:53
Usai Gerebek THM, Markas BNN Diserang oleh Oknum TNI AD

Ilustrasi

SUMUT, RAKYATSULSEL.COM – Seorang oknum TNI AD berpangkat Sersan Satu (Sertu) bernama Muhibat tiba-tiba menyerang markas Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Tanjungbalai Asahan, Sumut.

Oknum TNI AD ini diduga nekat menyerang karena diduga tidak terima Tempat Hiburan Malam (THM) di KTV Hotel Suranta yang dibekinginya itu gerebek BNN, pada Selasa (27/12) malam.

Pada malam itu, petugas BNNK Tanjungbalai juga menciduk 14 pengunjung yang positif narkoba pada malam itu.

Berdasarkan video yang beredar, Muhibat terlihat masuk ke dalam sebuah gedung lengkap dengan seragam dan topi.

Tanpa basa-basi, kedatangan oknum TNI ini kemudian langsung memukuli semua orang yang ada di dalam gedung tersebut.

Dari seragam yang digunakan, orang-orang yang diserang secara membabibuta itu, tampak menggunakan seragam bertulisan BNN. Akibat aksi keberingasan Muhibat, Bripka Darwan Girsang menjadi korban.

Darwan mengalami luka di bagian jidatnya lantaran dipukul dengan sepotong besi. Alhasil, kejadian menghebohkan ini membuat petugas BNN berusaha menenangkan Muhibat.
[NEXT-RASUL]
Begitu Muhibat tenang, tangan yang bersangkutan kemudian diborgol dan langsung dijebloskan ke dalam sel. Lantas petugas dari Polisi Militer yang menerima informasi, kemudian menjemput Sertu Muhibat lalu memboyongnya ke Markas Komando guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala BNNP Sumut, Brigjend Pol Andi Loedianto membenarkan adanya perisitiwa dan mengakibatkan seorang anggota BNNK Tanjungbalai mengalami luka.

“Kondisi korban berangsur sudah membaik. Saat ini masih dirawat,” kata Andi seperti diberitakan Jawa Pos (RakyatSulsel Group) hari ini.

Andi bilang, Sertu Muhibat nekat melakukan tindakan arogan itu karena di bawah pengaruh narkotika. Soalnya, hasil urine Sertu Muhibat yang diperiksa, terbukti positif sebagai pengguna narkoba.

“Positif menggunakan sabu dan ekstasi,” kata dia. Dari tangan Sertu Muhibat, petugas mengamankan satu batang besi dan satu pucuk air softgun.(ted)


div>