JUMAT , 15 DESEMBER 2017

Usung Appi, Ada Kepentingan NH di Pilgub

Reporter:

Iskanto

Editor:

asharabdullah

Selasa , 31 Oktober 2017 11:45
Usung Appi, Ada Kepentingan NH di Pilgub

Ilustrasi. Doc. RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PAKAR Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Andi Luhur Prianto menuturkan, Partai Golkar memang sudah sangat jelas mementahkan mekanisme penjaringan bakal calon yang dilakukan.

Dimana sebelumnya Golkar Makassar secara resmi mendorong Ketua DPD II Golkar Makassar, Farouk M Betta berdasarkan hasil Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

“Semua partai membangun mekanisme, sebagai kriteria untuk memberikan usungannya. Tapi persoalannya mereka sendiri tidak mematuhi itu, saya kira mekanisme internal ini mentah karena pimpinan partai sendiri justru tidak diusung,” ungkapnya.

Luhur menjelaskan, politik tidak bisa dipisahkan dengan kepentingan, dan hal itulah yang dilakukan Partai Golkar saat ini. Bukan tanpa alasan, Golkar bukan lagi melihat siapa figur yang akan didorong namun siapa figur yang dapat membantu Nurdin Halid (NH) menang di Pilgub Sulsel mendatang.

“Sistem pengambilan keputusan membuat mekanisme tidak ada gunanya. Kalau pun ada survei selalu bukan jadi faktor utama, karena Golkar lebih mengarahkan kekuatannya untuk pemenangan NH, sehingga Makassar ini hanya menjadi perantara atau motor dan terpaksa mengalah,” terang Luhur.

Apalagi memang, petahana Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang sudah lebih dulu mengumbarkan kemesraan dengan lawan NH di Pilgub yakni Ichsan Yasin Limpo (IYL). Hal ini tentunya dilihat sebagai penghalang bagi NH untuk dapat melenggak mulus, sehingga mencari figur kuat yang dinilai mampu menghadang laju kekuatan petahana.

“Ini juga dipengaruhi oleh pilihan incumbent yang sudah lebih dulu ke pak Ichsan, tentu pak NH harus mencari lawannya yang lebih kuat. Dan Golkar melihat hal itu ada di Appi (Munafri) ketimbang figur internal partai yang lain,” tuturnya. (*)


div>