SENIN , 19 FEBRUARI 2018

Usut Kasus Narkoba 2 Kg, Kejari Parepare Jemput Saksi Kunci Dari Tarakan

Reporter:

Editor:

Niar

Rabu , 14 Juni 2017 15:33
Usut Kasus Narkoba 2 Kg, Kejari Parepare Jemput Saksi Kunci Dari Tarakan

Irwan alias Pedda (Kanan) saat di bandara bersama Kajari Kota Parepare, Reskiana Ramayanti, Rabu, (14/6).

PAREPARE, RAKSUL.COM- Kejaksaan Negeri Kota Parepare berhasil mendatangkan Irwan alias Pedda dari Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, Rabu, (14/6).

Pedda ini merupakan narapidana (napi) lapas Tarakan yang diduga kuat sebagai dalang atau otak atas kasus narkoba, jenis sabu-sabu 2 kg pada 2016 lalu.

Kepada Jurnalis Rakyat Sulsel, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Parepare, Reskiana Ramayanti yang dihubungi via phone mengatakan, pihaknya selama tiga hari dua malam berada di Tarakan untuk menjemput Pedda. Inisiatif untuk mendatangkan Pedda, guna memberikan keterangan kuat atas kasus narkoba 2 kg ini.

Didampingi Kasi Pidum Andi Kurnia dan Jaksa Fungsional Syahrul, Kajari Parepare akhirnya berhasil mendatangkan Pedda.

Keseriusan untuk memberantas narkoba, ternyata menjadi alasan pihaknya bertandang ke Kota Tarakan untuk menjemput Pedda, meskipun dengan proses yang rumit.

“Awalnya kami menyurat ke Dirjen Pemasyarakatan untuk meminta peminjaman sementara Narapidana an. Irwan alias Pedda, dan Alhamdulillah pihak Dirjen menyetujui permintaan kami itu,” terang Reskiana.

Dijelaskan, setelah surat dari Dirjen terbit, Pihak Kejari Parepare langsung berangkat ke Tarakan menjemput Pedda untuk dibawa ke Kejari Parepare menghadiri sidang sebagai saksi perkara Narkoba 2kg.

“Jadi kesimpulannya, pergerakan kami ini membuktikan adanya keseriusan aparat hukum untuk menangani masalah narkoba demi keamanan masyarakat. Tidak ada orang dilindungi oleh hukum terhadap tindakan pidana yang dilakukan, dan tidak ada pilih-pilih, kita harus ungkap sampai ke akar-akarnya,” tegas Kepala Kejari ini.

Rencananya, sidang lanjutan kasus narkoba 2 kg akan digelar dengan menghadirkan 4 tersangka dan saksi Irwan alias Pedda.

Kasi Pidum Kejari Parepare, Andi Kurnia juga menyebutkan nama-nama tersangka yang rencananya akan disidang, masing-masing Syamsir, Asmar, Kaharuddin alias Sakka,dan Sudirman yang rata-rata berusia 40-an tahun.

“Sebenarnya kasus 2kg sabu ini diduga tersangkanya 13 orang, yang sudah vonis 7 orang, sementara empat orang tersangkanya sementara sidang, dan dua tersangka lainnya masih dalam proses penyidikan. Kami berharap kedua orang ini bisa secepatnya diajukan ke pengadilan,” tandas Andi Kurnia. (nia)


Tag
div>