SELASA , 18 DESEMBER 2018

Wabup Takalar Ajak Masyarakat Hindari Narkoba

Reporter:

Lukman

Editor:

Senin , 05 Maret 2018 21:29
Wabup Takalar Ajak Masyarakat Hindari Narkoba

Wabub Takalar, Kajari Takalar, H. Acmad Daeng Se're, Ketua Dewan Gardha Indonesia Hasbullah, Ketua Umum dan Pengurus Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Takalar, Faisal Amsar Barlian, periode 2018-2023, di ruang pola Kantor Bupati Takalar.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Ketua Dewan Generasi Muda dari Jerat Narkoba dan penyebaran Virus HIV Aids (Gardha) Indonesia Hasbullah SH, MH melantik Ketua Umum Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Takalar, Faisal Amsar Barlian untuk periode 2018-2023 di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Senin (5/3).

Pelantikan ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dan Penyamatan Pin kepada Ketua dan Pengurus DPD Gardha Indonesia Takalar oleh Ketua Dewan Gardha Indonesia. Ini salah satu cara untuk melindungi masyarakat khususnya Generasi Muda dari jerat narkoba dan penyebaran Virus HIV Aids di Kabupaten Takalar.

Wabup Takalar H. Achmad Daeng Se’re, selaku pembina Gardha Kabupaten Takalar, mengajak semua masyarakat untuk menghindari Narkoba. Seluruh komponen masyarakat harus bahu membahu, melindungi anak-anak dari jerat narkoba, terutama para pelajar. Pemda akan mendukung semua program-program kerja dari DPD Garda Indonesia Takalar.

Tantangan dan musuh bangsa kedepan adalah narkoba, untuk itu sinergitas kemitraan harus terus di tingkatkan. “Mari kita secara bersama-sama memerangi Narkoba. Stop Narkoba, Stop HIV Aids,” ajaknya.

Sementara Ketua Dewan Gardha Indonesia Hasbullah, mengatakan bahwa pelantikan ini merupakan yang pertama di kabupaten. “Saya berharap semoga kabupaten-kabupaten lain dapat mengikuti Kabupaten Takalar, karena narkoba telah merajalela di masyarakat, olehnya itu pemuda dan remaja perlu dijaga dengan baik.

Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Syamsul Bahri, mengatakan tahun ini kejaksaan telah memprogramkan akan mengunjungi sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan tentang narkoba. “Kami berkomitmen untuk memberantas narkoba, para pelaku akan diberi hukuman minimal 5 tahun penjara,” ujarnya. (*)


div>