RABU , 14 NOVEMBER 2018

Waduh, Kapolres Pamulang Ditangkap karena Peras Pelaku Narkoba

Reporter:

Editor:

dedi

Kamis , 29 Desember 2016 20:37
Waduh, Kapolres Pamulang Ditangkap karena Peras Pelaku Narkoba

Ilustrasi.

RAKYATSULSEL.COM – Tim Saber Pungli Polda Metro Jaya menangkap tiga anggota Polri yang berdinas di Polsek Pamulang, Tangerang Selatan. Mereka melakukan pemerasan terhadap tersangka.

Ketiga oknum itu yakni Kapolsek Pamulang, Kanit Narkoba Polsek Pamulang dan satu orang penyidik pembantu di Polsek Pamulang.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan adanya OTT di Polsek Pamulang.

“Terkait OTT di Pamulang, diamankan tiga orang yakni Kapolsek Pamulang, Kanit Narkoba dan penyidik pembantu. Ini terkait Pungli yang dilakukan anggota Polri dalam kasus penangkapan satu tersangka narkoba,” ujar Martinus di Mabes Polri, Kamis (29/1).

Martinus menambahkan, modus pungli yang dilakukan yakni mereka‎ menangkap satu tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan tidak dilakukan penahanan.

Penahanan tidak dilakukan lantaran tersangka mengidap penyakit serius dan harus membayar Rp 10 juta‎ untuk bisa lolos dari tahanan.

“Nilai suapnya Rp 10 juta, barang bukti sudah diamankan,” tegas Martinus.

Kini ketiga anggota itu tengah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Metro. Pemeriksaan dilakukan maraton sejak Rabu kemarin, tepat saat penangkapan dilakukan. (elf/JPG)

Waduh, Kapolres Pamulang Ditangkap karena Peras Pelaku Narkoba

RAKYATSULSEL.COM – Tim Saber Pungli Polda Metro Jaya menangkap tiga anggota Polri yang berdinas di Polsek Pamulang, Tangerang Selatan. Mereka melakukan pemerasan terhadap tersangka.

Ketiga oknum itu yakni Kapolsek Pamulang, Kanit Narkoba Polsek Pamulang dan satu orang penyidik pembantu di Polsek Pamulang.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul membenarkan adanya OTT di Polsek Pamulang.

“Terkait OTT di Pamulang, diamankan tiga orang yakni Kapolsek Pamulang, Kanit Narkoba dan penyidik pembantu. Ini terkait Pungli yang dilakukan anggota Polri dalam kasus penangkapan satu tersangka narkoba,” ujar Martinus di Mabes Polri, Kamis (29/1).

Martinus menambahkan, modus pungli yang dilakukan yakni mereka‎ menangkap satu tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu dan tidak dilakukan penahanan.

Penahanan tidak dilakukan lantaran tersangka mengidap penyakit serius dan harus membayar Rp 10 juta‎ untuk bisa lolos dari tahanan.

“Nilai suapnya Rp 10 juta, barang bukti sudah diamankan,” tegas Martinus.

Kini ketiga anggota itu tengah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Metro. Pemeriksaan dilakukan maraton sejak Rabu kemarin, tepat saat penangkapan dilakukan. (elf/JPG)


div>