MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Wagub Minta Assemi Dapat Ciptakan Seni dan Mode di Makassar

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 28 Maret 2017 19:16
Wagub Minta Assemi Dapat Ciptakan Seni dan Mode di Makassar

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu’mang meminta kepada Assosiasi Seni Mode Indonesia (ASSEMI) Sulselbar, agar membuat atau menciptakan perkampungan seni dan Mode di Makassar sebagai wadah untuk menampung dan mengorganisir hasil hasil seni dan mode dari para seniman dan perancang mode yang terhimpun dalam organisasi ASSEMI.

Menurutnya, hal tersebut bermaksud supaya ada wadah yang terorganisir dalam bentuk perkampungan bagi pelaku seni dan mode.

Sehingga, kata Agus, seniman dan perancang mode yang tergabung dalam ASSEMI ini dalam melaksanakan kegiatannya selalu bernilai kreatif yang tinggi, hingga mendapatkan nilai ekonomi yang tinggi pula.

“Apabila kegiatan ASSEMI dikelola dengan baik dan profesional seperti merancang T-Shirt kgas Sulsel, Mukenah bagi umat Muslimah dan assesoris serta produk mode lainnya yang bernilai etnik lokal, secara ekonomi akan dapat menembus pasar Nasional bahkan Internasional,” ungkapnya ketika melantik Pengurus ASSEMI periode 2017 – 2020, sekaligus membuka Musyawarah Besar ASSEMI Sulselbar di Hotel Grand Clarion, Senin (27/3) lalu.

Agus AN berharap, ASSEMI terus mengembangkan seni mode di Sulsel dengan sering melakukan event atau kegiatan yang berkenaan dengan pengembangan mode, seperti lomba merancang busana muslim dan muslimah menjelang Bulan Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha, dan kegiatan lainnya yang bersentuhan dengan dunia seni dan mode.

Ketua ASSEMI Sulselbar Syahrial Tato mengatakan bahwa organisasi ASSEMI yang terbentuk pada Tahun 2000, berpusat di Sulsel . Dia juga mengatakan bahwa terbentuknya ASSEMI itu didasari besarnya minat masyarakat Sulawesi Selatan dan Barat untuk menggeluti dan menekuni dunia seni dan mode.

“Terdapat 10 % dari jumlah pelaku seni yang tergabung dalam ASSEMI adalah pemain film dan sinetron. Bahkan menurutnya beberapa diantaranya telah go Internasional di film yang berjudul Maipa Diapati dan Langit Terbelah,” pungkasnya.


div>