RABU , 15 AGUSTUS 2018

Wagub Minta Garuda Buka Penerbangan ke Bandara Bua

Reporter:

Editor:

hur

Sabtu , 30 April 2016 13:08

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, meminta pada maskapai penerbangan Garuda Indonesia untuk membuka jalur penerbangan ke Bandara Bua, Kabupaten Luwu Utara. Hal ini disampaikan pada pembukaan Garuda Travel Fair (GTF) 2016 di Trans Studio Mall, Jumat (29/4).

Menurutnya, selama ini masyarakat Luwu tidak mempunyai pilihan lain selain naik bus ke Makassar. Padahal, kata dia, bus yang mengangkut penumpang Luwu-Makassar tidak kurang dari 20 bus setiap paginya. “Ini bisa menjadi pilihan. Kalau 20, di dalam ada 20 orang, berarti 400 penumpang kan,” tuturnya.

Ia pun mengataka, standar yang dimilik Bandara Bua untuk keselamatan penerbangan sudah terpenuhi. “Panjang run awaynya kalau tidak salah 1.650 meter. Kalau pesawat jenis ATR 1.450 meter saja sudah bisa,” ungkapnya.

“Garuda harus terbang ke Bua, Palopo bulan depan. Kalau tidak saya akan “demo” bapak,” candanya kepada Dian Ediono, Presiden Domestic Region IV Garuda Indonesia.

Menanggapi hal itu, Dian Ediono berjanji akan mengupayakan untuk meninjau lokasi pada bulan ini. “Khususnya Bua yang terletak di tengah Sulsel ini akan menjadi perhatian khusus saya, jadi nanti saya upayakan bulan ini visit ke sana sendiri, sehingga bisa meyakinkan manajemen,” jelasnya.

Ia juga berharap agar pihak manajemen Garuda berkenan merealisasikan pembukaan rute tersebut. Tekait ketersediaan pesawat, lanjutnya, jika jadwal rute penerbangan yang dibuka sekali sepekan, mungkin bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

Sementara, pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi (Kadishubkominfo) Sulsel, Ilyas Iskandar, mengatakan Bandara Bua sudah layak untuk didarati oleh pesawat jenis ATR 72.

“Kalau berdasarkan runway yang ada memang cukup untuk ATR 72, panjangnya 1.650 meter. Selama ini sudah ada pesawat di sana, seperti Aviastar dan Susi Air,” katanya.


div>