SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Wagub Pastikan Ekspor dari Makassar Langsung ke Negara Tujuan

Reporter:

Arini

Editor:

Iskanto

Selasa , 09 Oktober 2018 10:00
Wagub Pastikan Ekspor dari Makassar Langsung ke Negara Tujuan

Ilustrasi ekspor (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan jika selama ini eksport yang berasal dari Kota Makassar tidak langsung dikirimkan ke negara tujuan, tapi harus ke Kota Surabaya dulu.

Sehingga akan menambah durasi waktu serta biaya logistik. Oleh karena itu, ia pun menegaskan bahwa untuk mengatasi hal tersebut, maka Direct call langsung dari Makassar akan dipastikan dimulai pada Oktober tahun ini.

“Ini kan cerita tentang ekspor, tentu kita iri dengan pelabuhan di Tanjung Priok. Mereka bisa ekspor langsung ke eropa, harapan kami disini bisa juga seperti itu. Ini saya dengar, sudah ada perencanaan untuk oktober ini, dari Makassar langsung ke Eropa,” bebernya, Senin (8/10).

Apalagi, lanjutnya, Sulawesi Selatan memiliki garis pantai yang cukup panjang. Sehingga, memungkin untuk memperoleh hasil perikanan yang dapat mendukung ekspor Indonesia.

“Jadi kita sangat berharap untuk itu, dengan garis pantai ada 2.000 Km bisa dimanfaatkan disektor perikanan, agar eksplorasi lebih baik,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Sumarno, saat menyampaikan sambutannya usai melepas ekspor langsung, PT Perinus dan Perum Perindo, mengungkapkan akan mengupayakan hal tersebut.

“Kita mendorong terus, agar bagaimana di Makassar ini bisa Direct Call kalau produknya dari Sulawesi secara menyeluruh. Kalau dibawa dulu ke Surabaya baru keluar negeri, itu bisa menambah jangka waktu yang lebih panjang dan juga akhirnya biaya logistik jadi naik,” tuturnya.

Namun, ia juga berharap Pemerintah Provinsi dapat mendorong dengan menyiapkan hasil perikanan yang dapat langsung diekspor.

“Akhir bulan ini juga sudah ada Direct Call dari Makassar langsung ke Eropa dan itu akan memotong waktu 50 persen yang mungkin 30 harian, nanti jadi 15 hari. Tanggung jawab kita, mohon dukungannya dari pemerintah provinsi bahwa kita punya barangnya yang bisa langsung dikirim,” tukasnya.

Sebelumnya, Dirut Pelindo IV, Farid Padang menjelaskan bahwa pihaknya akan membantu pemerintah dalam meningkatkan ekspor dan impor langsung dari negara tujuan.

“Kalau kita melihat progres setiap tahunnya program direct call dari Makassar mengalami peningkatan,” ujarnya.

Negara tujuan menurutnya juga terus bertambah, selain ke China saat ini juga telah layani Direct Call ke Vietnam, dan Korea.

“Kita sedang berupaya merintis untuk Direct Call ke Eropa juga. Kami sedang konsolidasi cargo untuk mematangkan rencana ini,” bebernya.

Ia juga mengakui, seiring dengan upaya memacu direct call, maka pihaknya terus menggenjot pembangunan infrastruktur.

“Hadirnya MNP ke depan kita pastikan juga akan mampu memacu peningkatan direct call dari Makassar sebab akan menjadi hub bagi Indonesia Timur,” pungkasnya.(*)


div>