SELASA , 25 SEPTEMBER 2018

Wah, Ada Money Changer tak Berizin

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Senin , 05 Juni 2017 02:58
Wah, Ada Money Changer tak Berizin

int

RAKYATSULSEL.COM – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat (KPBI Jabar) Wiwiek Sisto Widayat menargetkan ada 37 money changer di Jabar yang mengantongi izin. Saat ini, kata dia, baru ada 17 money changer yang benar-benar legal.

“Beberapa money changer yang sedang melakukan proses perizinan,” ujar Wiwiek kepada RMOLJabar (Jawa Pos Grup), Sabtu (3/6).

Terkait dengan banyaknya money changer yang belum mendapat perizinan, menurut Wiwiek, pihaknya telah melakukan penelusuran dan penindakan sebelumnya terhadap beberapa perusahaan, yang mengadakan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing (KUPVA) tetapi belum mendapatkan izin dari BI atau ilegal.

“Karena saat itu batas waktu perizinan sampai 7 April 2017 yang lalu, mereka harus memutuskan apakah berlanjut sebagai KUPVA atau memilih berhenti dari kegiatan itu,” jelasnya.

Dikatakan Wiwiek, sejak tanggal 7 April 2017 sudah ada 19 money changer yang mengajukan perizinan baru, dan apabila disetujui maka total KUPVA atau money changer di Jabar ada 37.

“Bagi mereka yang tidak mau atau belum mengurus perizinan, itu sudah dilakukan penindakan dan sudah kita larang untuk melakukan kegiatan penukaran uang rupiah valas lagi di daerahnya,” tegasnya.

Beberapa daerah yang dilarang money changernya beroperasi, yakni Subang, Cianjur, dan Sukabumi. Namun, bagi mereka yang ingin mengurus perizinannya, Wiwiek akan meninjau lebih dulu ke lapangan untuk batas waktunya.

“Kami akan turun lagi melakukan pemeriksaan, karena kita sudah sosialisasi kepada mereka bahwa harus memiliki surat izin. Kita akan turun di pertengahan bulan ini dan awal bulan Juli yang akan datang, apakah mereka sudah patuh atau tidak? Kalau tidak akan kita serahkan kepada kepololisian untuk melakukan tindakan,” paparnya.(jar/rmol/mam/JPG)


Tag
div>