SELASA , 20 NOVEMBER 2018

Wah, Hotel d’Maleo Sering Jadi Lokasi Ini…

Reporter:

Editor:

hur

Sabtu , 09 April 2016 20:10

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Sungguh aneh, tapi nyata. Inilah kalimat yang pantas disematkan pada hotel berbintang tiga d’Maleo Hotel Makassar, yang terletak Jl Pelita Raya 8 No 1 Panakkukang Makassar. Ternyata selama ini hotel itu dijadikan sebagai lokasi konsumsi narkoba, dan ruangan karoke yang di dalamnya tersedia fasilitas kamar mandi dan tempat tidur sering digunakan praktek “mesum”.

Fakta ini terungkap saat manager d’Maleo Hotel Makassar melakukan press conference bersama sejumlah awak media di hotel tersebut, Sabtu(9/4).

Dalam keterangan press conferencenya, manager d’Maleo Hotel, Sakaria Patiku, menepis isu yang diberitakan berbagai media perihal d’Maleo Hotel dijadikan lokasi konsumsi narkoba. Bahkan dirinya membantah menegetahui tamu yang keluar masuk dalam hotel yang dinahkodainya itu.

“Perlu diketahui, setiap kali kejadian di hotel, baik berupa konsumsi narkoba atau obat lainya, kami tidak ketahui. Karena tamu yang masuk, kami tidak bisa memeriksa isi dompet dan tas kopernya,” ujarnya kepada awak media.

Sakaria juga menuturkan baru kali pertama kejadian penggerebekan dan penangkapan pengguna narkoba di hotel berbintang tiga itu.

“Saya sudah imbau kepada semua karyawan tidak boleh menyentuh atau mengkonsumsi narkoba. Misi kami di d’Maleo Hotel, menolak narkoba, dan mendukung program pemerintah terkait pencegahan narkoba, ” katanya.

Meski ucapan Sakaria menampik berbagai kejadian. Namun, sudah banyak fakta beberapa kali terjadi di d’Maleo Hotel. Bahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulsel merilis, sebanyak tiga kali menyambangi dan meniyisir d’Maleo Hotel dan mendapati pengguna narkoba dan praktek “mesum” di hotel tersebut.

“Sejak 2015 lalu, sudah tiga kali kami BNNP Sulsel, melakukan penggerebekan di d’Maleo Hotel dan selalu mendapati pengguna, dan kami juga menemukan pasangan di kamar dan karoke hotel tersebut,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNP, Rosna Tomboh saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu sore.

Dia menambahkan, pihaknya juga mendapat informasi dari masyarakat sehingga melakukan penyisiran terhadap konsumsi barang haram di hotel tersebut.


div>