SENIN , 19 NOVEMBER 2018

Wahid Thahir Nakhodai Organisasi Guru NU Sulsel

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Rabu , 24 Mei 2017 20:31
Wahid Thahir Nakhodai Organisasi Guru NU Sulsel

Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof DR Asyari MA, melantik dan mengukuhkan Pengurus Wilayah Pergunu Provinsi Sulsel di Hotel MRegency Makassar, Selasa (23/5). foto: ist for rakyatsulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Prof DR Asyari MA, melantik dan mengukuhkan Pengurus Wilayah Pergunu Provinsi Sulsel di Hotel MRegency Makassar, Selasa (23/5).

Adalah Drs Abd Wahid Thahir MAg yang sekarang menjabat selaku Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel diberikan kepercayaan dan amanah untuk menakhodai Pergunu Sulsel untuk periode 2017-2022.

Dalam sambutannya setelah pelantikan Abd Wahid Thahir mengucapkan terima kasih atas kepercayaan memimpin sebuah organisasi terhormat tempat dimana berkumpulnya para pejuang yaitu Persatuan Guru NU Sulsel.

“Mohon doanya dan supportnya semoga bisa amanah dalam menjalankan tugas mulia ini, dan dalam menjalankan roda organisasi saya berharap seluruh pengurus bisa bekerja sama dalam membesarkan organisasi ini dan memberdayakan anggota anggota kita,” papar Abd Wahid Thahir.

Wahid mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan setelah dilantik adalah bagaimana segera melaksanakan rapat kerja untuk merumuskan program kerja yang dianggap prioritas utama, termasuk membentuk pengurus cabang Pergunu di semua kabupaten/kota di Sulsel dan mengimpentarisir anggota atau jemaah guru-guru di seluruh wilayah mulai dari kota sampai pelosok kampung yang merupakan Jam’iyyah NU

“Karena salah satu harapan besar bagi bangsa ini dalam membentuk dan mencetak generasi muda yang memiliki nilai kebangsaan dan keagamaan yang kokoh dengan faham Ahlussunah Wal Jamaah,” harapnya.

Sementara, mantan Ketua Pergunu Sulsel periode sebelumnya, Prof DR H Hasyim Aidid MA dan selaku Musytasyar PWNU Sulsel menyatakan, sangat yakin Pergunu di Sulsel bisa bergeliat di tangan ketua baru sekarang, karena gairah berorganisasi di NU beliau sudah sangat teruji, maka wajar jika amanah ini diserahkan kepada Abd Wahid Thahir.

[NEXT-RASUL]

Sementara, Wakil Ketua Pengurus Pusat Pergunu Prof Asyari ketika memberikan arahannya menggambarkan posisi strategis guru-guru NU dalam melahirkan generasi generasi pemimpin dalam menjaga dan merawat Islam Ahlussunah Wal Jamaah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Tugas Pergunu-lah mengorganisir mereka dan memberdayakan potensi mereka dalam melanjutkan cita-cita NU dan Islam Ahlussunah Wal Jamaah,” ujarnya. (***)


div>