JUMAT , 21 SEPTEMBER 2018

Walah, Aki-aki WNA Italia Ini Ditangkap dengan Tuduhan Pelaku Pedofil

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 03 Maret 2017 10:07
Walah, Aki-aki WNA Italia Ini Ditangkap dengan Tuduhan Pelaku Pedofil

Ilustrasi,

JAKARTA – Satuan Reskrim Polres Mataram ditangkap Warga Negara Asing (WNA) asal Italia yang diduga sebagai pelaku pencabulan anak di bawah umur. Pelaku telah diamankan ini, berinsial BG (70 tahun). Mantan koki internasional ini, diketahui sudah 20 tahun berada di Indonesia dan menetap di Lombok.

“Memang benar ada warga Negara Italia yang diduga sebagai pelaku asusila yang kita amankan, Rabu malam (1/3) kemarin,” ujar AKBP Heri Prihanto, Kapolres Mataram seperti ditulis Lombok Pos (Jawa Pos Group), Jumat (3/3).

Ini terungkap dari kecurigaan petugas keamanan perumahan di Selagalas Kecamatan Cakranegara Kota Mataram. Saat itu ada dua orang anak dibawah umur hendak datang ke rumah pelaku. Kemudian dicegat oleh petugas itu dan mempertanyakan tujuan datang menemui BG.

Petugas keamanan kemudian curiga dengan jawaban kedua anak ini. “Dari keterangan petugas keamanan, dua anak ini mengaku mau mencari dan mengambil uang. Security ini juga curiga keduanya datang untuk berbuat asusila di rumah itu,” katanya.

Petugas keamanan perumahan kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Mataram. Setelah itu, anggota Satreskrim menindaklanjuti dengan melakukan pemeriksaan. Dikarenakan pelaku seorang WNA, anggota satreskrim berkoordinasi dengan Ditreskrimum Polda NTB.
“Penanganannya kita limpahkan ke Ditreskrimum Polda NTB karena ini menyangkut orang asing,” imbuhnya.

Terkait dengan jumlah korban, Kapolres mengatakan masih didalami. Ia menyebutkan, sementara ini sedang memeriksa dua orang korban anak dibawah umur.

[NEXT-RASUL]

“Yang pastinya sementara ini untuk jumlah korbannya masih dua orang. Kalau kabar yang menyebut sampai ada 15 orang korban dan sebagainya kita belum bisa pastikan. Korban yang kita amankan baru dua orang,” jelasnya.

Polisi belum menetapkan BG sebagai tersangka. Dalam kasus ini BG masih sebagai terlapor. Heri menegaskan pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

“Ini masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan. Nanti akan dilihat, kita memang agak ekstra sensitif dan hati-hati dalam melakukan penyelidikan ini,” katanya.

Selain itu, ada juga beberapa barang bukti seperti baju yang diberikan oleh GL kepada korban disita oleh petugas. “Kalau foto-foto saya belum melihat,” terangnya.

Kedua korban sudah divisum di Rumah Sakit Bhayangkara (RSBH) Mataram. Namun hasilnya belum diketahui. “Kalau hasil visumnya belum ada. Itu ada prosesnya,”ujarnya. (jpg)


div>