KAMIS , 15 NOVEMBER 2018

Walah, Makanan Karyawan PT Vale Ditemukan Belatung

Reporter:

Editor:

dedi

Rabu , 08 Maret 2017 19:05
Walah, Makanan Karyawan PT Vale Ditemukan Belatung

Ilustrasi.

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Beredarnya informasi makanan yang sudah berulat dimakanan katering karyawan PT Vale membuat manajemen PT Vale bereaksi keras. Pihak Vale tidak mentolerir kasus tersebut dan akan melakukan investigasi, jika terbukti akan ditindak lanjuti sesuai dengan ketentuan dan kepatuhan sesuai dengan kontrak.

Hal ini dikatakan Bayu Aji Senior Manajer Komunikasi PT Vale saat dikonfirmasi, Rabu (8/3).

Menurutnya, perusahaan masih terus mengumpulkan bukti-bukti terhadap informasi ini. Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk Rumah Sakit. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, kami sudah bisa mendapatkan keterangan utuh dari informasi ini.

“Perusahaan akan segera menindaklanjuti dengan melakukan investigasi terhadap temuan tersebut, tindak lanjut dari investigasi akan di follow up sesuai dengan ketentuan dan kepatuhan di dalam kontrak. Spesifik untuk bidang catering, investigasi dan pengecekan bukti makanan tersebut akan berkoordinasi dengan fungsi yang berkompeten yakni GFS dan Rumah Sakit. Hasil investigasi nantinya baru akan menentukan langkah yang akan diberlakukan bagi kontraktor terkait,” Jelas Bayu

Lanjut dikatakannya , khusus untuk bidang catering, investigasi dan pengecekan bukti makanan tersebut akan dikoordinasikan dengan fungsi yang berkompeten yakni GFS dan Rumah Sakit. Hasil investigasi nantinya baru akan ditentukan langkah yang akan diberlakukan bagi kontraktor terkait (pengelola katering).

Informasi makanan katering berulat ini beredar di salah satu acunt Facebook salah seorang karyawan PT Vale.  Ada  4 foto makanan dari salah satu katering yang di unggah. Foto di media sosial ini langsung viral.
[NEXT-RASUL]
Ternyata katering yang bermasalah ini ternyata milik pengusaha muda Sorowako, yaitu Rano Arna Odenjar Saat dikonfirmasi mengaku tidak percaya dengan adanya belatung di makanan kateringnya.

Menurut dia,  Selama ini dia menyajikan makanan untuk 400 sampai 500 karyawan PT Vale. Tentunya makanan yang disajikan semua sudah terjamin.

“Proses belatung muncul karena adanya pembusukan. Sementara jenis makanan yang diolah saat kejadian itu menggunakan bahan dasar ikan baracuda. Terlihat jelas tekstur daging ikan masih segar. Berbeda jika ikan yang telah membusuk maka tekstur dagingnya akan mudah rusak,” papar Rano.

Dia melanjutkan, menu katering yang disajikan, Selasa (07/02/2017) kemarin, menggunakan resep tradisonal masakan Parede.

“Jenis potongon ikan yang kami sajikan disebut darne yang dipotong-potong secara terpisah. Sedangkan teknik pengolahannya dari awal ikan segar tersebut dipotong lalu dibersihkan dan direbus. Selanjutnya dilakukan penyaringan dua kali dan dimasukkan box katering. Jadi sangat kecil kemungkinan timbul belatung,” tuturnya.


div>