RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Walau Hilal tidak terpantau, 1 Ramadhan Jatuh Besok 27 Mei 2017

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 26 Mei 2017 22:34
Walau Hilal tidak terpantau, 1 Ramadhan Jatuh Besok 27 Mei 2017

int

Makassar, RakyatSulsel.com – Melalui Bidang Urusan Agama Islam  d dan Pembinaan Syariah,  Kanwil Kemenag Prov. Sulsel bekerjasama dengan Badan Hisab Rukyat Sulsel dan Badan Metereologi dan Geofisika Makassar, Pemantauan Hilal (Rukyatul Hilal) digelar tadi Sore (Jumat, 26 Mei 2017) bertempat di puncak Gedung Mall GTC Tanjung Bunga Kota Makassar.

Ka.Kanwil Kemenag Sulsel Drs. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag, dalam sambutannya dihadapan seluruh hadirin bahwa Sulsel merupakan salah satu tempat pemantauan Hilal dari 84 tempat yang ditetapkan oleh Kementerian Agama RI di seluruh Indonesia, dan kita semua sudah menyaksikan, sampai pada pukul 17.56 Wita tadi, hilal belum tampak, dikarenakan tertutup oleh awan yang sangat tebal di ufuk barat.

Akan tetapi kata beliau, sebagaimana hasil perhitungan yang dilakukan oleh Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Prov. Sulsel menyimpulkan bahwa untuk wilayah Makassar tinggi Haqiqi hilal berada pada 8, 26 derajat sedangkan tinggi Lihat Hilal 7,56 derajat, berdasarkan hasil perhitungan tersebut bila didasarkan pada kesepakatan Ulama dan ormas Islam Asia dimana tinggi hilal sudah berada diatas 2 derajat yang menjadi angka standar disimpulkan bahwa 1 Ramadhan 1438 H jatuh pada hari Sabtu tanggal 27 Mei 2017, jelas  Sidangkan 1438H/2017M Mulai Besok,Sabtu 27 Mei 2017.

Hasil ini selanjutnya segera dikirim ke Jakarta, untuk selanjutnya menjadi salah satu hasil dari 84 titik lokasi pemantauan di seluruh Indonesia, dan hasilnya akan diputuskan pada sidang Isbat malam ini juga di Kemenag RI, jelas Kakanwil.

Pemantauan Hilal di Mall GTC Tanjung Bunga Kota Makassar ini selain dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Sulsel beserta jajarannya, hadir pula Pimpinan dari BMKG Makassar, Pengadilan Tinggi Agama Sulsel, Pemprov Sulsel, MUI, Ormas Islam seperti NU, Muhammadiyah, DDI, UIN Alauddin Makassar, UMI Makassar, Dan sejumlah lembaga pemantau Independen lainnya serta para Media baik cetak, elektronik maupun online di Makassar.

Beberapa saat berselang setelah shalat magrib, Kemenag RI kemudian merilis hasil Sidang Isbat yang menetapkan 1 Ramadlan 1438 Hijriah jatuh pada Sabtu, 27 Mei 2017. Penetapan ini berdasarkan hasil sidang isbat penetapan awal Ramadlan yang dipimpin Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Kementerian Agama Jalan M.H Thamrin No. 6 Jakarta, Jumat (26/5/2017).

Dalam laporannya, Direktur Urusan Agama Islam M Tambrin menyampaikan bahwa, data hisab yang dihimpun oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, Taqwim Standar Indoensia, Keputusan Musyawarah Jawatan Kuasa Penyelarasan Rukyat dan Taqwim Islam Keempat Negera Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS) di Jakarta, Kalender Ummul Quro, Surat Edaran dan Maklumat Pimpinan Ormas Islam menyatakan bahwa ijtima menjelang Ramadlan 1438H terjadi pada hari Jumat tanggal 26 Mei 2017 sekitar pukul 02.44 Wib. Pada hari ini, Jumat tanggal 26 Mei 2017 M bertepatan tanggal 29 Syaban 1438 H di seluruh Indonesia, posisi hilal di atas ufuk atau 07 – 08 derajat.

[NEXT-RASUL]

Laporan petugas pemantau hilal di empat titik yang telah disumpah oleh Hakim Pengadilan Agama setempat , yaitu; di Nusa Tenggara Timur (Muhammad Irfan (47) Asisten Peneliti Boscha ITB Bandung, Yusuf (35), Asisten Peneliti Boscha ITB Bandung). Sulawesi Utara (Drs. H. Mukhtar Monde (56) Pembimbing Syariah pada Kanwil Kemenag Sulut, M. Zulkifli (25) Pegawai BMKG Sulut, Listiya Rifai (27) Pegawai BMKG Sulut). Jawa Timur (H. Inwanuddin (41) Guru di Gresik, H. Asyhar (50) Mahasiswa S2 Ilmu Falak UIN Walisongo, H. Abdullah Toyyib, Pontren Langitan Tuban, Solahuddin, Lembaga Falakiyah NU Gresik), dan Kepulauan Seribu (M Hamidi, Guru dan Prayudi, guru), mereka menyatakan melihat hilal.

“Dengan demikian, secara mufakat disepakati puasa 1 Ramadlan 1438 Hijriah mulai besok sabtu, bertepatan 27 Mei 2017,” kata Menteri Lukman, saat memberikan keterangan pers hasil sidang Isbat penentuan awal Ramadlan 1438H/2017M.

Selain itu, berdasarkan penetapan ini, maka umat Islam di Indonesia mulai melakukan salat tarawih pada malam ini, Jumat (26/5/2017). (Wrd)

 


div>