RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Wali Kota dan DPRD Parepare Sepakati Rancangan Akhir KUA PPAS Perubahan APBD 2018

Reporter:

Anastasya

Editor:

Niar

Kamis , 16 Agustus 2018 16:41
Wali Kota dan DPRD Parepare Sepakati Rancangan Akhir KUA PPAS Perubahan APBD 2018

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Wali Kota Parepare, Taufan Pawe dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Kaharuddin Kadir didampingi Wakil Ketua I DPRD, Rachmat Sjamsu Alam menyepakati Rancangan Akhir Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafond Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2018. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan, diruang Rapat DPRD Kota Parepare, Kamis (16/8/2018).

Dalam sambutannya Taufan mengucapkan terimakasih kepada Ketua dan Anggota Badan Anggaran DPRD maupun Tim Anggaran Pemerindah Daerah (Pemda) yang telah bekerja secara maksimal untuk merampungkan pembahasan rancangan KUA-PPAS tersebut.

Taufan menjelaskan pengelolaan keuangan daerah kota parepare mulai dari penyusunan APBD sampai pertanggungjawaban keuangan, sesuai hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Sulsel menyatakan pengelolaan keuangan daerah kota parepare mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian.

“Tiga kali berturut-turut pemda mendapatkan penghargaaan tertinggi atas pengelolaan keuangan daerah, hal ini merupakan wujud kerja-kerja nyata Pemkot bersama DPRD Parepare dan kondisi ini harus tetap dijaga bersama” jelasnya.

Dari hasil pembahasan rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Kota Parepare tahun anggaran 2018 kata dia, ada beberapa perubahan. Seperti, pada sisi pendapatan daerah yang diepakati pada KUA-PPAS Perubahan APBD TA 2018 adalah sebesar Rp. 870,89 milyar lebih atau ada kenaikan sebesar Rp. 12,73 milyar lebih dari anggaran pokok 2018.

Kedua, untuk anggaran belanja daerah yang teralokasi kedalam belanja langsung dan belanja tidak langsung dalam KUA-PPAS Perubahan APBD tahun anggaran 2018 ini adalah sebesar Rp. 863,66 milyar lebih atau ada penurunan sebesar Rp. 11,70 milyar lebih dari anggaran pokok 2018.

Ketiga, anggaran penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 786,31 juta dan anggaran pengeluaran pembiayaan adalah sebesar Rp. 8,01 milyar lebih.

Iya juga menekankan kepada semua Kepala SKPD agar segera menindaklanjuti KUA-PPAS yang telah disepakati menjadi Rencana Kerja Perubahan Anggaran SKPD sehingga secepatnya disusun menjadi Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018, dan segera disampaikan kepada DPRD untuk pembahasan selanjutnya

“Olehnya itu, KUA-PPAS Perubahan ini dapat memberikan nilai dan manfaat terhadap pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan daerah. Selain itu, dalam waktu dekat kami juga akan bahas dan serahkan pula KUA PPAS pokok 2019” lanjutnya. (MP1)


div>