SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Wali Kota Dukung Pemberantasan Narkoba

Reporter:

Editor:

hur

Jumat , 29 April 2016 18:19

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menghadiri langsung acara pemusnahan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak satu kilogram senilai Rp 1,5 miliar, di lokasi kantor Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare, Jumat (29/4).

Pemusnahan dilakukan dengan cara mencampurkan narkoba dengan pasir, semen dan air lalu dikubur sehingga tidak terjadi hal yang merugikan orang lain, Kapolres Parepare, AKBP Alan Gerrit Abast selaku pimpinan pemusnahan narkoba senilai miliaran ini.

Alan tidak mau membakar narkoba saat pemusnahan karena jika itu dilakukan maka bisa saja yang hadir positif semuanya, sehingga dilakukan yang lebih aman dengan cara membuat campuran semen yang termahal dimana dicampuri dengan narkoba satu kilogram, seperti dilakukan sebelumnya di Polsek Ujung dengan menghancurkan narkoba sekitar 12 kilogram dengan cara mencampurkan semen, pasir dan air lalu dikubur.

Selama pekan ini sudah 13 kilogram dimusnakan Polres Parepare narkoba, sebagai bentuk Polres Parepare memberantas sindikat narkoba sesuai program pusat bersinar.

Kapolres Parepare, AKBP Alan Gerrit Abast mengatakan, bahwa selama dirinya menjabat Polres Parepare, 13 kilogram sudah dimusnakan, itu dilakukan atas keseriusan pihak polres Parepare memberantas sindikat narkoba.

”Jadi Parepare sangat rawan narkoba karena melalui jalur pelabuhan antara Parepare dan Tarakan serta Nunukan Kalimantan,” terangnya.

Alan menjelaskan, tanpa dukungan masyarakat dan pemerintah untuk membrantas narkoba yang semakin merajalela ini, maka mustahil aparat kepolisian bisa memberantasnya, maka itu dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat maka peran melawan narkoba bisa dituntaskan.

”Kami dari pihak kepolisian bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat serta stockholder untuk bersama-sama memberantas narkoba di kota ini,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Taufan Pawe, wali kota Parepare, sangat mendukung aparat TNI/Polri untuk memberantas narkoba, pemerintah dan masyarakat siap melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba di kota ini. Bahkan Taufan menginginkan kota Parepare adalah kota religious dan kota agamais, agar semua masyarakat terlibat merlakukan pencegahan.

”Jadi mulai diri sendiri, keluarga dan lalu orang lain dalam melakukan pencegahan, kita akui beredarnya narkoba di kota ini bukan merupakan daerah tujuan hanya melalui transit untuk dibawah daerah lain,” tuturnya.

Taufan pernah komunikasi dengan Kapolres serta Dandim 1405 Malluestasi serta ketua Pengadilan masalah narkoba sekarang ini, dan diperediksi narkoba di Parepare beredar hanya sekitar 20 persen, sisanya di daerah lain.

”Kita punya pelabuhan dan sangat rawan narkoba melalui jalur pelabuhan untuk membawa barang itu ke tujuan daerah lain lalu masuk ke Parepare, ini perlu perlu diberantas sekarang demi keselamatan generasi kita,” kata Taufan.

Hadir dalam pemusnahan ini dari unsur, muspida, jajaran pemkot, dan jajaran polres Parepare, dalam menghadiri pemusnahan, dengan menghadirkan tiga tersangkanya.


div>