SENIN , 18 JUNI 2018

Wali Kota Palopo Kukuhkan Relawan Anti Narkoba, Teroris dan Radikalisme

Reporter:

Jepi

Editor:

Lukman

Minggu , 11 Februari 2018 09:00
Wali Kota Palopo Kukuhkan Relawan Anti Narkoba, Teroris dan Radikalisme

Wali Kota Palopo HM Judas Amir saat mengukuhkan Relawan Anti Narkoba, Anti Terorisne dan Anti Radikalisme, di Stadion Lagaligo Kecamatan Wara Kota, Sabtu (10/2).

PALOPO, RAKYATSULSEL.COM – Wali Kota Palopo HM Judas Amir mengukuhkan Relawan Anti Narkoba, Anti Terorisne dan Anti Radikalisme, di Stadion Lagaligo Kecamatan Wara Kota, Sabtu (10/2).

Pengukuhan Relawan diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Judas Amir, Ketua DPRD Kota Palopo Arisal Latief, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf M Imasfy, Kapolres Palopo AKBP Taswin dan Kepala BNK Kota Palopo Max Miliam Sahese.

Kepala Badan Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang diwakili oleh Prof DR Arifin Hamid mengatakan bahwa BNPT tidak bekerja sendiri tapi melibatkan Badan dan Lembaga Nasional lainnya serta Kementrian.

Narkoba,Terorisme dan Radikalisme kata dia adalah musuh bersama, dimana ini bukan hanya kerja Pemerintah saja tapi ini adalah tanggung jawab seluruh lapisan Masyarakat.

“Ini adalah deklarasi terbesar yang Pernah ada di Sulsel dan langkah yang luar biasa yang di lakukan oleh Wali Kota Palopo. Atas nama BNPT Pusat dan Provinsi saya mewakili menyampaikan apresiasi apa yang telah dilakukan oleh Wali Kota Palopo,” kata Arifin.

Sementara Kepala BNN Provinsi Sulsel yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNN Provinsi AKBP Ustin di kesempatan yang sama menyampaikan jika saat ini Negara dalam keadaan darurat Narkoba.

“Kalau kita maksimal maka peredaran dan pemberantasan narkoba, terorisme dan radikalisme akan dapat kita lakukan sehingga dibutuhkan keterlibatan semua pihak untuk merespon program Wali Kota Palopo Judas Amir.

Lanjutnya, ketiga penyakit masyarakat tersebut adalah kejahatan yang terorganisir sehingga dibutuhkan kerja kerja yang maksimal agar tidak muda masuk ke dalam masyarakat apalagi jaringan ini adalah masuk dalam jaringan internasional.

“Ini adalah langkah kongkrit yang dilakukan Walikota Palopo dan patut dicontoh oleh daerah lain,” ungkapnya.

Sementara Wali Kota Palopo Judas Amir dalam sambutanya berharap momentum ini merupakan sejarah dan langkah awal untuk menciptakan kesadaran dan komitmen bersama untuk membebaskan Kota Palopo dari hal-hal yang terkait dengan Narkoba, Terorisme dan Radikalisme.

“Mulai detik ini kita akan melawan Narkoba, Terorisme dan Radikalisme dan saya sampaikan kepada pengguna Narkoba sebagai rasa kepedulian saya agar segera menghentikan penggunaan narkoba dan segera melakukan rehabilitasi,” harapanya. (*)


div>