RABU , 19 DESEMBER 2018

Wali Kota Parepare Minta Lurah dan Dispenbud Data Korban Putus Sekolah

Reporter:

Niar

Editor:

Sabtu , 06 Oktober 2018 12:54
Wali Kota Parepare Minta Lurah dan Dispenbud Data Korban Putus Sekolah

int

PAREPARE, RAKSUL.COM-Menyikapi banyaknya anak-anak yang terpaksa putus sekolah lantaran jadi korban bencana gempa bumi dan tsunami, Wali Kota Parepare H M Taufan Pawe menginstruksikan kepada Lurah, Camat dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispenbud) melakukan pendataan.

Bahkan Wali Kota yang dinobatkan sebagai Tokoh Pendidikan Indonesia oleh Ikatan Guru Indonesia pada September 2018 ini berharap agar anak-anak tersebut sudah mulai masuk sekolah pada Senin, 8 Oktober 2018 ini di SD, SMP, atau SMA di Kota Parepare sesuai jenjang pendidikannya.

“Pak Lurah segera dataki anak-anak yang putus sekolah, berapa SD, SMP, dan SMA. Carikanki sekolah, saya mau mereka sudah masuk sekolah Senin, lusa,” tegas Taufan Pawe saat mengunjungi sejumlah titik pengungsian, Sabtu, (6/10/2018).

Selain itu, dengan hadirnya posko induk pengungsian di Gedung Kuliner nanti, Taufan Pawe juga meminta kepada Dinas Perhubungan agar menyiapkan satu unit bus gratis untuk mengantar jemput anak-anak korban bencana itu.

“Pendidikan, kesehatan, dan tempat tinggal harus menjadi perhatian Pemkot Parepare,” kata Taufan Pawe, menegaskan.

Menindaklanjuti instruksi Walikota, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kadarusman Pangurusi mengatakan, persoalan seragam sekolah, tidak menjadi penghalang.

“Seragam bukan menjadi halangan. Semua anak-anak kita harus segera sekolah, sebagaimana instruksi dari Bapak Walikota. Kami akan perintahkan guru-guru, dan Kepsek terkait itu. Intinya kemudahan dan kepentingan belajar adalah hal utama,” papar Kadarusman. (*)

# Pemkot Parepare


div>